Genjot Investasi Migas, Jokowi Diminta Tak Bongkar Pasang Menteri ESDM

Direktur Riset Indef Berly Martawardaya mengatakan, industri hulu migas memiliki program 30 tahun ke depan, sehingga membutuhkan kepastian dalam kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Genjot Investasi Migas, Jokowi Diminta Tak Bongkar Pasang Menteri ESDM
Ilustrasi Migas. istimewa ©2019 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk tidak bongkar pasang menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada pemerintahan periode II, untuk memberikan kepastian investasi pencarian minyak dan gas.

Direktur Riset Indef Berly Martawardaya mengatakan, industri hulu migas memiliki program 30 tahun ke depan, sehingga membutuhkan kepastian dalam kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

‎"Diharapkan jangan ada (penggantian) 5 menteri ESDM dalam 5 tahun. Menteri siapapun juga semoga lima tahun full lah, biar tidak ganti-ganti jadi full gitu," kata Berly, dalam sebuah diskusi di Kawasan Dharmawangsa, Jakarta, Senin (21/10).

Menurutnya, pemerintah harus tegas dalam menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan, sehingga tidak menimbulkan keraguan bagi penanam modal dalam kegiatan pencarian migas.

"Undang-Undang Migas, langsung sudah jadi. Kemudian, kebijakan juga, nah itu semua, harus dipertegas," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi