Menteri Rini banggakan mampu sulap 14 BUMN rugi menjadi untung sejak awal diangkat

Maka dari itu, dirinya meminta kepada Eselon 1 kementerian BUMN dan BUMN yang masih merugi untuk bekerja keras mengubah rapor negatifnya. Menteri Rini sendiri menargetkan di 2018 setidaknya semua BUMN sudah memiliki laporan keuangan tahunan yang hijau. Salah satu hal yang diinstruksikannya adalah meningkatkan sinergi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menteri Rini banggakan mampu sulap 14 BUMN rugi menjadi untung sejak awal diangkat
Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2018 Liputan6.com

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah mencanangkan rangkaian kegiatan HUT Kementerian BUMN yang ke-20 di Walini, Bandung Barat, hari ini. Di sini, Menteri Rini memaparkan berbagai keinginannya ke depan terkait BUMN.

Salah satu target yang belum tercapai selama 3,5 tahun kepemimpinannya adalah mengembalikan 26 BUMN rugi menjadi untung. "Saat saya masuk menjadi Menteri BUMN ada 26 BUMN yang rugi, sebenarnya saya targetkan pada akhir 2017 tinggal 10 BUMN yang rugi, tapi meleset dikit yakni tinggal 12 BUMN," kata Menteri Rini di Walini, Rabu (21/3).

Maka dari itu, dirinya meminta kepada Eselon 1 kementerian BUMN dan BUMN yang masih merugi untuk bekerja keras demi mengubah rapor negatifnya selama ini. Menteri Rini sendiri menargetkan di 2018 setidaknya semua BUMN sudah memiliki laporan keuangan tahunan yang hijau.

Salah satu hal yang diinstruksikannya adalah meningkatkan sinergi antar BUMN. Sebelum menjadi menteri, dirinya melihat antar BUMN saling berkompetisi, seperti di BUMN perbankan dan BUMN konstruksi.

Namun, saat ini, Menteri Rini mengubah konsep penilaian manajemen BUMN dengan memasukkan aspek sinergitas di perusahaannya. Harapannya, peran BUMN bagi masyarakat bisa benar-benar dirasakan.

"Makanya saya titip kepada BUMN-BUMN besar untuk gandeng BUMN yang kecil, sinergi harus dilakukan. Kalau tidak nanti saya potong tantiem masing-masing direksi," ucap Menteri Rini.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi