Dalam peringatan Hari Menabung Dunia di Jakarta Convention Center (JCC), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya menabung di berbagai produk dan jasa keuangan Indonesia dalam mempersiapkan masa depan. Selain itu, menabung juga akan membantu perbaikan perekonomian di Tanah Air.
Mantan Walikota Solo ini memberi contoh kepada masyarakat dan peserta bahwa menabung itu penting bagi masa depan. Dirinya memanggil memanggil Siswa SMP YPPK Santo Paulus asal Jayapura, Paulus Rumangkito.
Siswa yang duduk di kelas 9 SMP ini mengaku telah menabung sejak setahun lalu. Dirinya menyisihkan uang jajannya setiap bulan sebesar Rp 1.000 hingga Rp 5.000 di Bank Tabungan Negara (BTN).
"Rp 1.000 sampai Rp 5.000 disisihkan dari uang jajan," ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Senin (31/10).
Mendapat pengakuan tersebut, Jokowi langsung menanyakan uang yang ditabung tersebut akan digunakan untuk apa. "Mau dipake apa tabungannya nanti?," tanyanya.
Dengan tegas Paulus menjawab jika uang tabungannya itu akan digunakan untuk kuliah. "Saya akan gunakan untuk kuliah nanti," tegasnya
Jawaban Paulus pun diapresiasi oleh Jokowi karena mau mempersiapkan masa depannya sedini mungkin. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun memberi hadiah dengan menambahkan nominal di rekening tabunganya.
"Nah, seperti ini yang harus dicontoh. Nanti tabungannya saya tambah Rp 500.000," tuturnya.
"Kebiasaan seperti ini, semua pelajar harus memiliki. Meskipun seribu, lima ribu, tiga ribu, tabung, tabung, tabung. Karena bisa dapakai untuk sekolah yang lebih tinggi, bisa untuk kuliah ke universitas," pungkasnya.