Perekonomian dunia bergejolak, LPS yakinkan perbankan RI masih sehat

Dari indikator makronya, nett interest margin di kisaran 5 persen masih yang terbaik di Asia dan dunia.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Perekonomian dunia bergejolak, LPS yakinkan perbankan RI masih sehat
LPS. ©istimewa

Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Fauzi Ichsan mengatakan perbankan nasional saat ini masih dalam keadaan sehat. Hal ini dilihat dari berbagai indikator, seperti rasio kecukupan modal perbankan Indonesia yang mencapai 21 persen.Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loans/NPL) di perbankan juga masih rendah yakni di kisaran 2,8 persen. Bahkan, dari indikator makronya, nett interest margin atau selisih suku bunga deposito/ simpanan dan suku bunga kredit berada di kisaran 5 persen masih yang terbaik di Asia dan dunia."Jadi kalau kita lihat indikator perbankan secara umum, perbankan Indonesia masih relatif sehat. Apalagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dikisaran 5 persen dibanding pertumbuhan ekonomi dunia yang hanya 3-3,5 persen itu masih aman bagi perbankan," kata Ichsan di Kantornya, Jakarta, Jumat (20/5).Meski begitu, pihaknya tetap harus memperhatikan kondisi global yang bisa menjadi faktor penyebab krisis perbankan di Indonesia. Seperti resesi ekonomi dunia, krisis finansial global, pertumbuhan ekonomi China dan harga komoditas yang turun tajam, serta nilai tukar USD yang naik tajam."Faktor-faktor ini bisa pengaruhi perekonomian dunia di emerging market termasuk di Indonesia dan dampaknya bisa saja ke perbankan dalam negeri. Dan LPS sebagai lembaga resolusi harus siap menghadapi keadaan tersebut," imbuhnya.

Rekomendasi