Putusan kasus pajak Asia Agri pertaruhan pengadilan pajak

Penyelesaian kasus pajak Asian Agri merupakan pertaruhan besar bagi kredibilitas Pengadilan Pajak di mata publik.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Putusan kasus pajak Asia Agri pertaruhan pengadilan pajak
Bersidang di Pengadilan Pajak. ©kapanlagi.net

Hari ini, pengadilan pajak akan mengeluarkan putusan atas banding kasus pajak yang menyeret Asia Agri Grup. Pengamat Pajak Universitas Atma Jaya, Wirawan B Ilyas mengatakan, putusan terhadap Asia Agri menjadi pertaruhan reputasi hakim dan pengadilan pajak.

Dia meminta hakim Pengadilan Pajak tidak keliru menjatuhkan putusan hukum terkait kasus pajak yang menjerat Asian Agri Grup. Wirawan menuturkan, ini penting untuk menjawab keraguan publik dan pelaku usaha terkait independensi dan kemampuan hakim pajak.

"Wajar bila publik menilai kemampuan hukum para hakim dipertanyakan saat penuntasan sengketa pajak yang masih berkutat pada pemahaman kompetensi absolut penuntasan hukum melalui dua UU yang berbeda tadi," ujar dia saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (05/12).

Wirawan meminta pemerintah memberi kepastian dan penerapan hukum pajak. Harapannya, penegak hukum lebih bijaksana melihat persoalan penuntasan hukum atas utang pajak untuk kepentingan bersama.

"Penyelesaian kasus pajak seperti Asian Agri ini merupakan pertaruhan besar bagi kredibilitas Pengadilan Pajak di mata publik, dunia usaha, dan internasional khususnya dalam era ekonomi global dewasa ini," tegas dia.

Guru Besar Hukum Pajak Universitas Hasanuddin M Djafar Saidi mengusulkan agar pengadilan Pajak memperbaiki mutu dan kualitas hakim. Penegakan hukum menjadi abnormal apabila tidak adanya sumber daya manusia yang dibenahi.

Pengadilan Pajak wajib memiliki hakim yang menguasai hukum secara baik secara filosofis, teoritis, norma dan implementasinya. Sehingga, Pengadilan Pajak benar-benar meneliti kasus hukum pada sektor perpajakan.

"Jadi seharusnya pengadilan pajak lah yang benar-benar meneliti, memeriksa, dan menerapkan aturan yang sesuai dengan kasus itu," ucapnya.

Rekomendasi