Triwulan I-2014, Vale Indonesia raih laba kotor USD 36,2 juta

Produksi nikel mencapai 19.604 metrik ton.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Triwulan I-2014, Vale Indonesia raih laba kotor USD 36,2 juta
Tambang Nikel. a2.sphotos.ak.fbcdn.net

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan laba kotor sebesar USD 36,248 juta pada triwulan I-2014. Itu turun dibandingkan laba kotor periode sama tahun lalu yang tercatat sebesar USD 58,355 juta.

Produksi nikel perseroan mencapai 19.604 metrik ton, meningkat ketimbang sebelumnya 18.514 metrik ton.

Presiden Direktur INCO Nico Kanter mengatakan  penaikan harga jual nikel berkontribusi terhadap peningkatan laba perseroan. "Harga nikel sekarang USD 18.500 per metrik ton. Kalau kita lihat tren dari harga menunjukkan kenaikan," ungkapnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (7/5).

Meski demikian, pendapatan perseroan menurun menjadi USD 213,1 juta dari sebelumnya USD 258,4 juta. Hal ini disebabkan harga nikel yang lebih murah dibandingkan tahun lalu.

Tercatat harga jual nikel per metrik ton pada triwulan I-2014 sebesar USD 10.972. Sementara harga nikel periode sama tahun lalu USD 13.673 per metrik ton.

"Dengan naiknya harga nikel kami harapkan kinerja kami di kuartal II-2014 akan semakin membaik." 

Rekomendasi