Kinerja perusahaan Bakrie semakin merosot

Pendapatan usaha BNBR turun 87,81 persen menjadi Rp 860,99 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp 7,06 triliun.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Kinerja perusahaan Bakrie semakin merosot
Gedung Bakrie. REUTERS

Salah satu perusahaan Bakrie Grup, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menelan pil pahit untuk kinerjanya di kuartal pertama 2013. Perseroan mengalami penyusutan laba periode berjalan hingga 93,39 persen menjadi hanya Rp 5,88 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp 89,02 miliar. Laba bersih per saham dasar menjadi Rp 0,05 dibandingkan sebelumnya Rp 0,06.Dalam keterbukaan informasi, Selasa (30/4), pendapatan usaha perseroan turun 87,81 persen menjadi Rp 860,99 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp 7,06 triliun. Merosotnya pendapatan perseroan terletak pada lini bisnis perdagangan, jasa dan investasi yang turun 99,96 persen menjadi Rp 2,4 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp 6,28 triliun.Beban pokok pendapatan turun 90,53 persen menjadi Rp 625,96, dari periode sama tahu lalu Rp 6,61 triliun. Akibatnya, laba kotor perseroan turun 47,62 persen menjadi Rp 235,03 miliar dari periode sama tahun lalu Rp 448,76 miliar.Sedangkan bisnis manufaktur dan infrastruktur menjadi kontributor utama pendapatan perseroan yakni 86 persen dari total pendapatan Rp 860,99 miliar. Sementara, beban usaha perseroan turun 35,29 persen menjadi Rp 215,71 miliar dari periode sama tahun lalu Rp 333,38 miliar. Sehingga laba usaha perseroan turun 83,25 persen menjadi Rp 19,32 miliar.Untuk kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp 205,77 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp 163,95 miliar. Liabilitas turun 5,87 persen menjadi Rp 9,59 triliun dibanding periode sama tahun lalu Rp 10,19 triliun. Kemudian, ekuitas perseroan naik menjadi Rp 5,60 triliun dibanding periode sama tahun lalu Rp 5,45 triliun.

Rekomendasi