Bank Muamalat fokus kembangkan jaringan untuk gaet nasabah

Sebelumnya, Bank Muamalat juga telah menjalin kerjasama dengan PT Pos yang memiliki jangkauan layanan yang luas.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Bank Muamalat fokus kembangkan jaringan untuk gaet nasabah
muamalat. ekisonline.com

Untuk meningkatkan financial inclusion atau layanan perbankan untuk semua, industri perbankan berlomba-lomba menggaet industri dengan jangkauan layanan yang sangat luas, salah satunya adalah PT Pos Indonesia. Tercatat beberapa bank baru-baru ini menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pos Indonesia yang memiliki jaringan sebanyak 3.725 kantor cabang, dan 3.800 kantor pos online.

Bank Tabungan Negara sudah sejak 2010 menggandeng PT Pos Indonesia dalam upaya meningkatkan perolehan dana pihak ketiga melalui produk Bank BTN yaitu Tabungan eBatara Pos. Sedangkan CIMB Niaga, pada 4 April 2013 lalu juga turut menggandeng PT Pos Indonesia dalam upaya mempermudah pembayaran angsuran kredit pensiunan.

Hari ini, Bank Mandiri bersama Taspen, juga menggandeng PT Pos Indonesia untuk membentuk menjadikan Bank Sinar Harapan Bali sebagai bank joint venture yang akan berfokus di sektor Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM).

Sebenarnya, untuk kerjasama dengan PT Pos Indonesia, PT Bank Muamalat telah terlebih dahulu melakukannya sejak 2004 lalu. Melalui mekanisme pembelian kartu Shar'i, masyarakat di sekitar kantor cabang PT Pos bisa menjadi nasabah Bank Muamalat, tanpa harus memiliki buku tabungan.

"Dari 2004 kita kerjasamanya untuk pembukaan rekening di PT Pos. Jadi nasabah kita, pemegang rekening Bank Muamalat bisa melakukan setoran tunai di seluruh jaringan PT Pos," kata Direktur Ritel Banking Bank Mualamat Adrian A. Gunadi di Hotel Intercontinental Midplaza, Jakarta, Senin (29/4).

Shar'I, lanjut Adrian, merupakan kartu prabayar yang dijual oleh Bank Muamalat. Sekarang, dengan peraturan BI, kartu prabayar tersebut sudah terikat berbagai peraturan, salah satunya adalah batas nominal isi kartu prabayar adalah sebesar Rp 1 juta.

"Nah itu yang kita rombak bisnis modelnya. Jadi sekarang untuk Shar'i itu adalah branding yang kita pakai untuk seluruh tabungan kita. Seluruh kartu kita adalah kartu Shar'I," ungkap Adrian.

Dengan semakin banyaknya perbankan yang mengincar kerjasama dengan PT Pos, Adrian mengaku, Bank Muamalat sudah siap menghadapi potensi persaingan bisnis tersebut. Oleh sebab itu, sejak 2010, pihaknya semakin gencar memperluas jaringan, baik kantor cabang maupun ATM dan akses nasabah.

"Kalau semua bank masuk PT Pos kan berarti kita mempertahankan pangsa pasar atau diferensiasi. Jadi makanya sejak 2010 memang kita sudah secara konsisten mengembangkan jaringan kita yang menurut kita potensinya lebih besar. Kerjasama dengan Pos, fokusnya sekarang adalah untuk penerimaan setoran, gitu. Jadi kita fokus ke situ," tutup Adrian.

Selain Bank Muamalat, PT Pos juga pernah menjalin kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Namun, kerjasama tersebut berakhir pada Maret 2012 lalu.

Rekomendasi