Diskon cara ramaikan mal Jakarta

Masyarakat harus cermat dalam berbelanja dalam program diskon.

Vincent Asido Panggabean
Diskon cara ramaikan mal Jakarta
great sale. merdeka.com/Arie Basuki

Strategi pemasaran yang diterapkan gerai mal dengan memberikan diskon,menjadi daya tarik masyarakat untuk membeli barang. Adanya pemahaman dengan melihat harga yang dicoret, jadi pendorong masyarakat untuk tidak segan-segan mengeluarkan koceknya.

Pengamat sosiologi Musni Umar menilai masyarakat Jakarta yang konsumtif, lebih mudah tergiur dengan penawaran harga yang bisa turun drastis dengan adanya diskon. "Diskon itu seakan-seakan menjanjikan sesuatu yang berbeda dari yang lain," katanya kepada merdeka.com, Sabtu (2/5).

Diskon, kara Musni, hanya strategi pemasaran yang dilakukan pengusaha yang ingin membuat  masyarakat tergiur memberi barang yang dinilai sudah murah dibanding harga aslinya. "Diskon memang seperti merangsang masyarakat pembeli itu sendiri, dengan iming-iming harga lebih murah. Karena pada hakikatnya pembeli itu, dimanapun memang ingin membeli harga yang lebih murah," ungkapnya.

Musni menjelaskan, diskon atau potongan harga, memang lebih memainkan peran emosi seseorang, yang dapat menjadi pendorong untuk membeli sesuatu dengan harga yang lebih murah. "Disini emosinya yang didorong, dan karena emosinya itu, kemudian dia terbawa, bahwa diskon ini benar-benar menguntungkan," ujarnya. 

Musni menjelaskan  diskon merupakan strategi yang ampuh karena memberikan dorongan psikologis pada pembeli dengan iming-iming potongan harganya besar. "Saya sendiri juga terbawa dengan pengaruh itu, dan kalau ada masa diskon, menjadi tertarik untuk lihat-lihat di toko dan membeli.

Mulai 1 Juni, Festival Jakarta Great Sale (FJS) yang memasuki usia ke lima kembali di gelar  di 73 mal seantero sudut ibu kota dengan penawaran diskon sampai 70 persen. Salah satunya, mal Central Park menawarkan program program belanja Central Park Extraordinary Summer Sale, dengan rangkaian discount menarik di 250 tenant  dengan penawaran potongan harga sampai 80 persen.

Musni meminta masyarakat untuk masyarakat lebih cermat dalam berbelanja di acara diskon seperti saat ini. Bisa saja, diskonnya itu diskon yang sudah dinaikkan harganya, atau memang diskon dalam rangka untuk memberikan kegembiraan kepada masyarakat DKI lapisan menengah ke bawah.

"Pemerintah DKI punya jaringan pada pusat grosir. Adanya jaringan dengan grosir bisa saja pusat grosir diminta berpartisipasi. Bukan hanya pada mal atau pusat belanja saja," ujarnya. 

Rekomendasi