Pesta diskon tahunan mal Jakarta telah diresmikan, Jumat (1/6), di Epicentrum, Jakarta Selatan. Festival yang menargetkan pendapatan sampai Rp 10 triliun dalam 1,5 bulan ini ternyata tidak banyak diketahui para pemilik gerai yang memasarkan produk lokal dan impor di mal mewah seperti Grand Indonesia.
Pantau merdeka.com, hari pertama pembukaan di beberapa mal besar yang berada di jantung kota Jakarta, masih belum terlihat antusiasme pengunjung menyambut Festival Jakarta Great Sale (FJGS). Saat mengunjungi Grand Indonesia Shopping Town, gerai ternama seperti Massimmo Dutti dan Mark & Spencer, tidak mengetahui adanya gelaran tersebut.
"Kami tidak tahu. Kalaupun memang ada, pasti pihak kami diberitahu," ujar Person In Charge (PIC), Mark & Spencer G.I, Agus kepada merdeka.com, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (1/5).
Dia mengakui jika tenantnya mengikuti festival tahunan tersebut tapi hanya yang bertepatan dengan Midnight Sale atau belanja malam hari. Namun, untuk acara tahun ini pihaknya belum mendapat pemberitahuan," katanya.
Hal senada juga dikatakan Manager Massimmo Dutti Grand Indonesia, Cacha, yang mengaku tidak tahu ada acara Jakarta Great Sale. "Kita tidak ada pemberitahuan soal Jakarta Great Sale," ucapnya. Beberapa tenant yang dikunjungi merdeka.com, di Grand Indonesia terlihat sepi pengunjung dan tidak memasang potongan harga. Nah, lho?.