Mimpi Jakarta jadi pusat belanja Internasional

Jakarta memiliki 85 mal mewah yang menawarkan barang barang yang bermerek.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
Mimpi Jakarta jadi pusat belanja Internasional
great sale. merdeka.com/Arie Basuki

Setiap akhir pekan, Sinta (29), selalu berakhir pekan di  Mal seputar Jakarta, untuk sekedar nongkrong di salah satu tempat makan atau nonton bioskop. Paling sering, dara yang bekerja di salah satu bank ini datang ke mal mewah seperti Plaza Indonesia atau Grand Indonesia. 

"Untuk sekedar cuci mata melihat barang bermerek atau nongkrong dan makan," ujarnya pada merdeka.com, Kamis (2/6).

Dalam penelurusan merdeka.com, paling tidak Jakarta memiliki 85 mal mewah yang menawarkan barang barang yang ber merek. Jauh melebihi Singapura yang paling tidak hanya memiliki 21 mal mewah yang berada di sekitar kawasan Orchard. 

Namun, Pusat perbelanjaan Singapura bisa meraup 60 persen pendapatannya dari turis Asing. Indonesia dengan seabreg malnya tak sampai 1 persen turis asing  berbelanja di mal tersebut.

Paling ironis, pengunjung mal di Singapura hampir saban pekan didatangi oleh orang Indonesia yang sengaja terbang ke negeri bekas jajahan Inggris tersebut untuk sekedar berbelanja barang ber merek atau elektronik. Padahal, jumlah wisatawan Asing yang datang ke Jakarta tidak juga terlalu sedikit. Data Pusat Statistik Jakarta, saat ini 1,4 juta sampai 1.9 juta orang asing saban bulan datang ke Jakarta.

Panas dengan tingginya kunjungan wisatawan asal Indonesia yang belanja di negara Singapura,pengelola mal dalam negeri mencoba melakukan berbagai program untuk menarik wisatawan luar dan masyarakat Indonesia yang sering ke Singapura untuk berbelanja di mal dalam negeri.

Festival Jakarta Great Sale (FJS) yang memasuki usia ke lima, adalah salah satu langkah para pengelola mal Jakarta untuk mencuri keuntungan yang selama ini didapatkan Singapura. "Mari orang Indonesia mendukung FJGS. Kami sebagai panitia juga terus melakukan promosi, bahkan ke Timur Tengah,” ujar Ketua Pelaksana FJGS Handaka Santoso di Jakarta. 

Dalam pembukaan di acara FJGS,  Ketua Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia DKI Jakarta ini memastikan jika harga barang yang ditawarkan dalam festival diskon ini, lebih murah ketimbang di barang dengan merek sama di Singapura untuk merk yang sama. "Saya sudah cek, dua minggu lalu saya terbang ke Singapura," ujarnya di Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (1/6).

Salah satu mal, seperti Central Park yang ikut dalam program festival diskon tahunan Jakarta ini mewarkan potongan harga di 250 gerai, dengan penawaran diskon sampai 80. "Semua dihadirkan untuk menjadikan Kota Jakarta sebagai tujuan destinasi wisata bagi wisatawan domestik dan internasional," ujar Humas Central Park Mal, Zico Rossano Hansakarya, Kamis (2/6).

Rekomendasi