Perbankan Syariah Bank Indonesia mulai melirik pembiayaan bisnis waralaba atau franchise dan bisnis-bisnis yang memiliki prospek bagus.
"Perbankan syariah ini dapat melayani sektor riil dan menghindari risiko-risiko dengan sistem bagi hasilnya," ujar Direktur Eksekutif Perbankan Syariah Bank Indonesia Edi Setiadi di Jakarta, Senin (1/6).
Di Indonesia saat ini ada 11 bank umum syariah dan 156 kredit syariah dengan total aset pada triwulan ini mencapai Rp 151 triliun. Pertumbuhan bank syariah tercatat telah mencapai 50 persen dengan angka kontribusi pasar mencapai 4,3 persen.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan menegaskan pemerintah tidak membedakan keberadaan waralaba asing atau lokal. "Semangat yang kita usung adalah kita mengedepankan dan melindungi konsumen. Waralaba asing juga bisa meningkatkan pasar domestik di Indonesia," kata Gunaryo.
Dia mengatakan tahun ini pemerintah mulai melakukan pendampingan kepada calon pewaralaba dengan menyediakan fasilitas konsultan waralaba di sejumlah kota besar yang dimulai sejak Februari hingga November 2012. "Pemerintah memberikan kesempatan usaha serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri," ujarnya.