Raup untung dari jasa persiapan pernikahan

Rabu, 11 Maret 2015 08:30 Reporter : Novita Intan Sari
Raup untung dari jasa persiapan pernikahan Ilustrasi Pernikahan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Di era modern seperti saat ini, pernikahan tak hanya dipandang sebagai momen sakral bagi seseorang, tapi juga ceruk bisnis yang menguntungkan. Celah bisnis itu lahir dari repotnya mengurus banyak hal untuk acara pernikahan.

Wedding organizer atau dikenal dengan istilah WO hadir dan menawarkan jasa mengurus persiapan pernikahan bagi pasangan-pasangan yang terlalu sibuk dengan pekerjaan dan persiapan lainnya. Tentu saja ada bayaran untuk jasa mereka, nilainya bisa disebut cukup besar.

Sekjen Asosiasi Pengusaha Dekor Indonesia, Dhani Firmanta tidak menampik, keberadaan WO telah cukup banyak membantu calon pengantin. Dengan konsekuensi harus mengeluarkan biaya tambahan.

"WO ini sifatnya kan membantu dan mengurangi kendala yang dihadapi calon pengantin, karena mereka biasanya sudah disibukkan dengan hal-hal yang sudah direncanakan," ujarnya saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (9/3).

Untuk biayanya tergantung jenis jasa yang dilakoni. Sebab, ada dua jenis bantuan WO. Pertama, mengurus segala persiapan pernikahan. Kedua, hanya berperan saat hari H pernikahan. Meski tarifnya berbeda namun sama-sama menjanjikan.

Rata-rata, tarif untuk jasa WO berkisar Rp 5-15 juta. Pihak WO akan membantu calon pengantin memberikan referensi mulai dari pemilihan gedung, katering, dekorasi, undangan, busana pengantin hingga souvenir. "Nah biasanya WO bisa mendapatkan keuntungan 30-40 persen dari tarif," jelas dia.

Biasanya, jasa WO banyak digunakan calon pengantin dari kalangan menengah ke atas. Alasan logisnya, ada tambahan dana yang disiapkan untuk membayar WO sehingga biaya pernikahan membengkak. "Biasanya jasa WO ini digunakan untuk kelas menengah ke atas dan memiliki paket sendiri, yang pasti kembali ke harga dan kualitas," ungkapnya.

Tidak hanya WO yang mencicipi gurihnya bisnis pernikahan. Jasa penyedia makanan atau katering dan dekorasi untuk pelaminan juga merasakannya. Biasanya, calon pengantin yang menggunakan jasa dekorasi sendiri dan katering sendiri jika tidak masuk dalam hitungan paket gedung pernikahan.

"Semisal, dekorasi sendiri, katering sendiri. Ini lebih kepada keinginan pasangan yang tidak ada di dalam paket pengantin biasanya," papar dia.

Dengan menggunakan vendor dekorasi dan katering sendiri, otomatis biaya pesta pernikahan membengkak. Sebab, ada vendor khusus dekorasi yang menawarkan jasa dengan tarif hingga puluhan juta.

"Biasanya digunakan juga untuk kelas menengah ke atas, ada juga yang sekali dekor mencapai Rp 80 juta lebih. Jauh lebih mahal dari gedung. Untuk dekor, sudah mulai pintu depan sampai pelaminan. Tapi untuk dekor biasanya juga disesuai dengan luas gedung," ungkapnya.

Meskipun tarifnya tinggi, bisnis jasa persiapan pernikahan masih saja jadi pilihan calon pengantin karena keterbatasan waktu.

"Bisnis WO lebih membantu zaman sekarang karena memang sekarang juga sudah melek teknologi dan ingin diterapkan hari spesial, maka dari itu mereka memercayakan dan terbantukan oleh jasa WO dan bisnis pernikahan lainnya. Memang ada biaya sendiri, tapi jasa WO itu kan tidak semua untuk kelas menengah ke atas ada juga gradenya," tutupnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini