Punya stok 2.805 ton, pemerintah jamin harga gula pasir di Bangka Belitung tidak naik
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjamin, stok gula pasir mencukupi meskipun permintaan masyarakat meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. Pemerintah telah menyiapkan stok sebesar 2.805 ton.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Riza Aryani, mengatakan dengan adanya jumlah stok tersebut tidak ada alasan pedagang untuk menaikkan harga secara sepihak.
"Saat ini stok gula pasir di gudang distributor mencapai 2.805 ton, jadi tidak ada alasan pedagang untuk menaikkan harga komoditas itu," ujar Riza seperti dikutip Antara di Pangkal Pinang, Sabtu (16/12).
Riza menjelaskan stok gula pasir 2.805 ton cukup hingga tujuh bulan ke depan untuk memenuhi permintaan masyarakat. Stok tersebut tersebar di sembilan gudang distributor.
"Stoknya tersebar di gudang Bulog 2.260 ton, PT Sumber Alam Lestari 240 ton, PT Gloubus 60 ton, PT Bina Purnama Bersama 90 ton, gudang UD Mawar 90 ton, Akon 40 ton dan CV Menara 25 ton," jelasnya.
Stok gula pasir ini akan terus bertambah, sebab distributor melakukan pasokan secara kontinyu guna mengantisipasi cuaca buruk di laut yang mengganggu lalu lintas kapal dalam memasok berbagai kebutuhan masyarakat.
Stok gula pasir yang berlimpah tersebut, berdampak langsung terhadap harga yang masih bertahan stabil. "Saat ini gula pasir kemasan masih bertahan normal Rp 15.000 dan gula pasir kiloan Rp 13.000 per Kilogram," katanya.
Riza menambahkan, saat ini permintaan sembako khususnya gula pasir masih stabil dan diperkirakan meningkat sekitar dua persen menjelang Natal dan Tahun Baru nanti.
"Permintaan gula pasir diperkirakan tidak mengalami peningkatan signifikan, seperti permintaan menjelang Idul Fitri meningkat tajam yang memicu kenaikan harga komoditas itu," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya