Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PT PP raup laba Rp 1 triliun dan bagi dividen Rp 49 per lembar saham

PT PP raup laba Rp 1 triliun dan bagi dividen Rp 49 per lembar saham apartemen. Merdeka.com

Merdeka.com - PT Pembangunan Perumahan (PT PP) berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 1,02 triliun atau naik sebesar 38,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 740 miliar. Perseroan juga membukukan pendapatan usaha mencapai Rp 16,46 triliun atau naik sebesar 15,77 persen dibandingkan tahun sebelumnyasebesar Rp 14,22 triliun.

Dengan lonjakan kinerja tersebut, perseroan menetapkan pembagian dividen sebesar 30 persen dari laba bersih sebesar Rp 307 miliar atau Rp 49,52 per lembar saham.

"Usulan tersebut telah disetujui dan disahkan dalam RUPS Tahunan sehingga dapat dibayarkan oleh Perseroan pada April 2017. Hal ini mencerminkan kenaikan sebesar 107 persen dibandingkan dengan jumlah dividen yang dibagikan oleh Perseroan di 2015," ujar Direktur Utama PT PP Tumiyana dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (16/3).

Sebagai catatan, PTPP membagikan dividen sebesar Rp 148,06 miliar atau sekitar Rp 30,58 per lembar saham sebagai dividen pada 2015. Sampai dengan pertengahan Maret 2017, Perseroan telah berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp 5,1 triliun. Pencapaian ini mencerminkan kenaikan sebesar 20 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. "Kontrak baru Perseroan sampai dengan pertengahan bulan Maret 2017 telah mencapai 12,5 persen dari total target yang ditetapkan oleh Perseroan sepanjang tahun ini, yaitu sebesar Rp 40,62 triliun. Program spesialisasi yang mulai diterapkan oleh Perseroan akan semakin memperkuat kemampuan Perseroan untuk melaksanakan proyek-proyeknya sehingga dapat mencapai sasaran target," kata Tumiyana.

Perseroan pun turut mendukung proyek percepatan infrastruktur pemerintah. Hal ini terlihat dari deretan perolehan proyek jalan tol antara lain Tol Cisumdawu, Tol Tangerang-Merak dan beberapa proyek besar lainnya yaitu PLTB Tolo 72 MW, PLTMG Bangkanai 2 150 MW, Universitas Syiah Kuala Aceh dan proyek Rusun Nagrek.

Untuk 2017, Perseroan menargetkan laba bagi pemilik entitas induk sekurang-kurangnya sebesar Rp 1,55 triliun atau naik sebesar 52 persen dari pencapaian tahun 2016 sebesar Rp 1,02 triliun. Komposisi perolehan kontrak baru tahun 2017 diproyeksikan berasal dari BUMN sebesar 49 persen, pemerintah sebesar 30 persen dan swasta sebesar 21 persen.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP