Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PT PP Menangkan Tender Proyek Tol Semarang-Demak

PT PP Menangkan Tender Proyek Tol Semarang-Demak M Aprindy. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Merdeka.com - PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi di Tanah Air memenangkan tender proyek investasi Tol Semarang-Demak. Hal ini sesuai dengan surat penetapan pemenang pada pelelangan pengusahaan jalan tol, yang diserahkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit kepada Direktur Strategi Korporasi & HCM Perseroan M. Aprindy.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dan PT Misi Mulia Metrical sebagai pemenang lelang jalan tol tersebut melalui surat Nomor PB.02.01-Mn/1347 tanggal 17 Juli 2019 dengan komposisi pemegang saham PT PP (Persero) Tbk sebesar 65 persen, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 25 persen dan PT Misi Mulia Metrical sebesar 10 persen.

"Hal ini merupakan amanah yang besar untuk Perseroan dan kami pastikan proses selanjutnya berjalan sesuai dengan timeline. Dengan adanya surat penetapan ini, kami akan segera melakukan tahapan selanjutnya yaitu membentuk BUJT dan mempercepat proses penandatanganan PPJT," ujar Direktur Strategi Korporasi & HCM Perseroan, M. Aprindy di Jakarta, Sabtu (20/7).

Proyek Jalan Tol Semarang-Demak sepanjang 27 kilometer yang menelan biaya investasi sebesar Rp15,3 triliun ini akan terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang yang terbagi menjadi 2 seksi, seksi I Kota Semarang dan seksi II Kabupaten Demak. Konsorsium bertugas menggarap seksi II sepanjang 16,31 kilometer dengan total investasi Rp5,6 triliun dengan masa konsesi selama 35 tahun.

Sebelumnya, Pembangunan Tol Semarang-Demak akan dilakukan di atas tanggul laut dengan nilai investasi sebesar Rp15,3 triliun. Tanggul laut sengaja dibangun guna mengantisipasi terjadinya banjir rob dan penurunan muka tanah atau land subsidence di kawasan sekitar.

Oleh karenanya, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit coba mengingatkan pihak konsorsium agar berhati-hati dalam menggarap proyek tol di atas tanggul laut tersebut. "Khusus untuk faktor keselamatan konstruksi, saya mohon ini jadi perhatian penting. Apalagi posisi tanggulnya cukup tinggi," imbuh dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP