PT INKA kebagian proyek rangkaian kereta LRT senilai Rp 4,05 triliun

Selasa, 9 Januari 2018 21:03 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
PT INKA kebagian proyek rangkaian kereta LRT senilai Rp 4,05 triliun PT INKA. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Industri Kereta Api (Persero) secara resmi telah ditunjuk sebagai pemegang proyek rolling stock (rangkaian kereta) LRT Jabodebek. Proyek tersebut memakan anggaran sebesar Rp 4,05 triliun dari total anggaran proyek LRT secara keseluruhan yaitu sebesar Rp 29,9 Triliun.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, proyek LRT akan mengedepankan konten lokal buatan dalam negeri.

"Kami akhirnya sepakat membuat itu dan harganya lebih bawah dari dana yang disiapkan yaitu Rp 4,05 triliun. Kami tidak gegabah, kami sepakat akan menyiapkan konsultan asing untuk memonitor pembangunan, sehingga kualitasnya juga gak kurang," kata Luhut di kantornya, Selasa (9/1).

Sementara itu, untuk motor penggerak yang ada di bawah kereta atau probosi akan tetap didatangkan dari luar negeri. PT INKA bertugas untuk mengalihkan teknologi.

"Motor penggerak kita akan pakai tetap dari luar karena kita belum bisa bikin mesinnya tapi kita minta alih teknologi. Jadi semua kita bikin. Cara begini akan kita bawa ke proyek lain. Jadi create Indonesia, manufacture Indonesia. Kalau ada yang kurang sedikit biarlah, karena ini produk dalam negeri, kita harus mulai menunjukkan kalau Indonesia bangkit dalam industrinya," ujarnya.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT INKA, M Nur Sodiq mengatakan pengadaan probosi atau kereta penggerak menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam proyek pengadaan kereta.

"Untuk probosi karena kita belum menguasai. Probosi itu motor penggeraknya kereta. Jadi setiap kereta memiliki motor penggerak namanya probosi. Secara teknologi kita belum menguasai," kata Sodiq.

Untuk itu PT INKA akan menjalin kerja sama (partnership) dengan perusahaan asing. Namun, belum diputuskan perusahaan mana yang akan dipilih sebab harus melalui kajian untuk memilih perusahaan yang cocok.

"Semua berpotensi untuk kerja sama dengan INKA, tapi prinsipnya bahwa LRT Jabodebek ini INKA sebagai main contractor, kita yang mengerjakan." [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini