Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PLTA Rajamandala Resmi Beroperasi, Listrik Jawa Bali Bertambah 47 MW

PLTA Rajamandala Resmi Beroperasi, Listrik Jawa Bali Bertambah 47 MW PLTA Rajamandala. ©Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono

Merdeka.com - Pasokan listrik sistem Jawa Bali bertambah sebesar 47 Mega Watt (MW) yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Rajamandala yang telah resmi beroperasi, Jumat (12/7).

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Harris mengatakan, beroperasinya PLTA Rajamandala yang terletak di Cianjur Jawa Barat ini, menambah kapasitas pasokan listrik yang berasal dari PLTA di Indonesia dengan total sebesar 6.256 MW.

"Kehadiran Rajamandala menambah kapasitas Hydro Power menjadi 6.256 MW secara Nasional," kata Harris saat meresmikan pengoperasian PLTA Rajamandala, di lokasi PLTA Cianjur, Jawa Barat, Jumat (12/7).

Plt. Direktur Utama Indonesia Power M Ahsin Sidqi mengungkapkan, PLTA Rajamandala 47 MW merupakan program pembangunan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT), sesuai dengan Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) PLN tahun 2019-2028, beroperasi sejak Mei 2019. Dengan total nilai investasi sebesar USD 150 juta.

PLTA Rajamandala akan memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Jawa - Bali melalui transmisi 150 kV (kilo Volt) Cianjur-Cigereleng sekaligus sebagai backup system kelistrikan khususnya di wilayah Kabupaten Bandung.

Pembangunan PLTA ini membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun sejak 2012, melalui kerjasama antara anak Perusahaan PLN yaitu Indonesia Power (IP) dengan Kansai Electric Power Corp Japan (KEPCO), menjadi PT Rajamandala Electric Power.

PLTA Rajamandala menjadi PLTA yang menggunakan Penstock terbesar di Indonesia dan Spiral Case berbahan beton pertama di Indonesia, selain itu juga merupakan PLTA dengan waterway sistem labirin pertama di Indonesia dengan diameter terowongan terbesar di Indonesia.

"PLN dan Indonesia Power sangat welcome dan komit dengan penggunaan EBT dan pengembangan komunitas, maka kami yakin jika Indonesia Power akan menjadi leading dalam bidang Renewable Energy," tandasnya.

Reporter: Pebrianto EKo Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP