PLN Disjaya Catat Nilai Pencurian Listrik Jakarta Capai Rp 1,2 Triliun

Senin, 11 Februari 2019 12:11 Reporter : Merdeka
PLN Disjaya Catat Nilai Pencurian Listrik Jakarta Capai Rp 1,2 Triliun pln. Merdeka.com

Merdeka.com - PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menemukan jika aksi pencurian listrik masih sering terjadi di Jakarta. Besaran pencurian bahkan mencapai triliunan Rupiah.

General ‎Manager PLN Disjaya M Ikhsan Asaad mengatakan, dari kehilangan listrik (loses) 6 persen yang dialami PLN Disjaya sepanjang 2018, 3 persen akibat pencurian listrik sedangkan 3 persen lainnya terkait masalah teknis. PLN pun berkomitmen melakukan pemberantasan pencurian listrik.

"Dari 6 persen loses kita 20‎18, 3 persen itu akibat teknis itu seperti kabel yang membentang dan panas. 3 persennya lagi karena pencurian," kata dia di Jakarta, Senin (11/2).

Ikhsan mengungkapkan, ‎penjualan listrik PLN di Jakarta selama 2018 mencapai 2,8 Tera Watt hour (TWh) dengan nominal pendapatan sebesar Rp 42 triliun. Bila mengacu ini, pencurian 3 persen dari penjualan maka nilai kehilangannya mencapai Rp 1,2 triliun.

"Dari revenue kita Rp 42 triliun, loses akibat pencurian listrik 3 persennya," tutur Ikhsan.

Menurut dia, pencurian listrik terjadi pada pelanggan bisnis dan rumah tangga dengan porsi tertinggi‎. PLN Disjaya pun terus meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan listrik ilegal untuk memberantas pencurian listrik.

"PLN lagi gencar melakukan penyuluhan, mencuri listrik itu bahaya untuk keamanan dan melanggar," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini