Pikul Tugas Berat, Calon Dewan Komisioner OJK Diminta Paham Fungsi & Masalah Pasar

Selasa, 25 Januari 2022 16:01 Reporter : Sulaeman
Pikul Tugas Berat, Calon Dewan Komisioner OJK Diminta Paham Fungsi & Masalah Pasar OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2012 -2017, Firdaus Djaelani meminta kepada para calon Dewan Komisioner OJK untuk memahami betul tugas, fungsi, dan wewenang OJK.

Sebab, OJK selaku regulator diamanahi tugas berat untuk melakukan pengawasan terhadap industri jasa keuangan meliputi perbankan, asuransi, hingga fintech.

"Jadi, calon Dewan Komisioner dan anggota harus mengerti benar fungsi, tugas, dan wewenang OJK. Harus benar-benar dipahami oleh calon-calon ini, tidak ada lagi tawar menawar," tekannya dalam webinar bertajuk Mengawal Pansel Dewan Komisioner OJK, Jakarta, Selasa (25/1).

Firdaus menambahkan, calon Dewan Komisioner OJK juga dituntut mempunyai pemahaman tinggi atas berbagai persoalan yang saat ini sedang terjadi di lapangan. Antara lain maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, hingga masalah asuransi unit link yang kian marak.

Bahkan, lanjut Firdaus, calon orang nomor satu di OJK tersebut harus juga dituntut mampu memprediksi permasalahan yang akan muncul dikemudian hari. Tujuannya agar bisa dilakukan mitigasi lebih dini untuk mengurangi risiko kerugian ekonomi.

"Jadi harus dicari orang-orang yang memahami kondisi pasar, perkembangan sekarang, maupun tantangan ke depan yang dihadapi," bebernya.

Firdaus menerangkan, berbagai prasyarat tersebut harus dikuasai agar calon Dewan Komisioner OJK bisa langsung bekerja saat terpilih. Alhasil, tidak ada waktu yang terbuang percuma untuk proses adaptasi oleh pucuk pimpinan OJK.

"Tapi, Dia boleh datang dari regulator, pelaku pasar, ataupun industri silakan asal memahami betul persoalan yang ada saat ini dan ke depan. Makin banyak yang melamar, makin banyak pilihan bagi Pansel untuk menghasilkan Anggota Dewan Komisioner terbaik di masa depan," tutupnya.

Baca juga:
OJK Larang Bank Hingga Manajer Investasi Fasilitasi Perdagangan Kripto
Ketua OJK Target 30 Persen Kredit Perbankan Disalurkan ke UMKM di 2024
Memahami Konsep Taksonomi Hijau Indonesia yang Baru Diluncurkan OJK
Presiden Jokowi Soroti Maraknya Investasi Bodong di Tengah Pandemi
Presiden Jokowi Beberkan Tantangan Industri Jasa Keuangan di 2022
Kinerja Pasar Modal Indonesia 2021 Terbaik Ketiga Asia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini