Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina produksi BBM 900 ribu, konsumsi domestik 1,6 juta bph

Pertamina produksi BBM 900 ribu, konsumsi domestik 1,6 juta bph Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Pertamina, sebagaimana sudah diketahui publik, masih harus mengimpor bahan bakar minyak (BBM). Sebab, produksi tak cukup memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Direktur Pengolahan Pertamina Toharso mengatakan, kapasitas kilang minyak seluruh Indonesia saat ini mencapai 1,040 juta barel per hari. Namun, produksinya hanya 900 ribu barel per hari.

"Ini karena ada hari hari saat kilang tidak beroperasi karena perawatan," katanya saat media gathering di Jakarta, Senin (8/5).

Adapun kebutuhan BBM di dalam negeri mencapai 1,6 juta barel per hari.

"Jadi produksi seluruh minyak crude dalam negeri kurang kalau diproduksi kilang kita. Sehingga kami impor," katanya.

Dalam memproduksi BBM, menurut Toharso, Pertamina menghadapi dua tantangan. Yaitu, kekurangan kilang dan rendahnya kualitas BBM yang dihasilkan.

"Teknologi itu oktan number, semakin tinggi oktan semakin bagus untuk mobil. Jika dipakai tidak boleh mencemari lingkungan, kedua hal ini ketika digabung ada standardisasinya." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP