Pertamina Minta Insentif Tingkatkan Produksi di Tiga Blok Migas Terminasi
Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) membutuhkan insentif dari pemerintah untuk menerapkan program Optimasi Pengembangan Lapangan-Lapangan (OPLL) pada tiga blok minyak dan gas bumi (migas) terminasi.
Tiga Blok Migas tersebut adalah Sanga-Sanga dikelola oleh Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS), kemudian Mahakam yang dikelola Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan East Kalimantan - Attaka yang dikelola oleh Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).
Diretur Hulu Pertamina Dharmawan H. Sambsu mengatakan, OPLL merupakan upaya Pertamina meningkatkan produksi sumur migas, salah satu sumur yang akan dioptimalkan produksinya terdapat di Blok Sanga-Sanga.
"Nah itu adalah bagaimana caranya supaya aset seperti Sanga-Sanga itu bisa dikembangkan meski dia sudah usianya cukup lanjut," kata Dharmawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (3/1).
Insentif yang Dibutuhkan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenurut Dharmawan, untuk menerapkan optimalisasi pengembangan lapangan migas terminasi atau tua, Pertamina membutuhkan insentif dari pemerintah agar keekonomian kegiatan tersebut menguntungkan. Adapun insentif yang dibutuhkan adalah penambahan bagi hasil migas, kemudahan perizinan dan penurunan harga sewa aset negara agar biaya yang dikeluarkan lebih murah.
"Sudah diajukan (insentifnya). Kalau nggak salah dua minggu yang lalu," ujar Dharmawan.
Dia menambahkan, Pertamina pun telah mengeluarkan insentif dengan menurunkan batas keekonomian proyeknya, namun insentif tersebut tidak cukup.
"Insentif ada dua sisi, Pertamina sendiri misalnya menurunkan batasan keekonomian diturunkan. Tapi dari pemerintah diberikan insentif," tandasnya.
Reporter: Pebrianto
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya