Permudah Investasi, Wapres JK Minta BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Selasa, 12 Februari 2019 18:23 Reporter : Dwi Aditya Putra
Permudah Investasi, Wapres JK Minta BI Turunkan Suku Bunga Acuan Wapres JK. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta Bank Indonesia (BI) agar mengkaji dan menurunkan kembali BI 7-day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan. Permintaan itu didasari agar iklim investasi dalam negeri dapat berjalan lebih baik.

"Ya, bunga kita minta agar lebih turun lagi, BI rate itu di perbankan lah. Ini akan terjadi kalau kita memberikan kemudahan," kata Wapres JK saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).

Seperti diketahui, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Januari 2019 Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan Bank Indonesia (BI) 7-day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan pada angka 6 persen. Bank Indonesia juga menahan suku bunga Deposit Facility pada angka 5,25 persen dan Lending Facility 6,75 persen.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menurunkan defisit transaksi berjalan atau Current Account Defisit (CAD) ke dalam batas yang aman. Dan mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memanggil sejumlah menteri kabinet kerja, guna membahas upaya peningkatan investasi di Indonesia. Beberapa pokok pembahasan dalam rapat tersebut yakni soal kemudahan berusaha yang mencakup regulasi dan perizinan investasi baik di pusat maupun daerah. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini