Perlu sosialisasi, kebijakan lelang gula rafinasi ditunda

Kamis, 22 Juni 2017 20:11 Reporter : Anggun P. Situmorang
Perlu sosialisasi, kebijakan lelang gula rafinasi ditunda Mendag Enggartiasto Lukita. Hana©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan menunda sistem lelang gula rafinasi hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Alasannya, belum cukup waktu sosialisasi kepada stakeholder terkait kenijakan lelang tersebut.

"Saya mau menyampaikan mengenai lelang gula. Kami akan tunda dulu lelang ini. Jadi kita akan lakukan, walaupun catatannya idealisme tidak mau berubah," ujar Enggar di kantornya, Jakarta, Kamis (22/6).

Enggar mengatakan sistem lelang gula kristal rafinasi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap UMKM. Sebab, selama ini UMKM memperoleh gula yang lebih mahal dibanding dengan industri.

"Karena keberpihakan kita terhadap UMKM yang selama ini tidak bisa ambil gula, dan membeli dengan harga lebih mahal dibandingkan dengan industri. Dia beli dari rembesan atau dia beli dari gula di pasar yang selisih harganya itu tinggi," jelasnya.

Penundaan pemberlakuan sistem tersebut masih menunggu hasil sosialisasi sampai batas waktu yang tidak ditentukan. "Siapa-siapa saja yang memiliki interest yang berbeda akan kita lihat, dan nanti media yang akan mengawasi bersama," pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Perdagangan nomor 684/m-dag/kep/5/2017 tentang penetapan penyelenggaraan pasar lelang gula kristal rafinasi. Melalui peraturan tersebut Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) disebut akan memperoleh gula dengan harga yang lebih murah. [sau]

Topik berita Terkait:
  1. Kemendag
  2. Gula
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini