Percepat Pemulihan Ekonomi, Jokowi Pertimbangkan Perusahaan Vaksinasi Mandiri

Kamis, 21 Januari 2021 10:12 Reporter : Merdeka
Percepat Pemulihan Ekonomi, Jokowi Pertimbangkan Perusahaan Vaksinasi Mandiri Presiden Joko Widodo. ©2020 Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan untuk memberikan izin kepada perusahaan dan para pegawainya untuk melakukan program vaksinasi Covid-19 secara mandiri, untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Sehingga, seluruh masyarakat bisa mendapat vaksin Covid-19 dengan cepat.

"Banyak pengusaha sampaikan, bisa enggak kita vaksin mandiri. Ini yang baru akan kita putuskan. Karena kita perlu percepat, apalagi biaya ditanggung perusahaan," kata Jokowi secara virtual, Kamis (21/1).

Namun demikian, Jokowi masih pertimbangkan beberapa hal sebelum memberikan izin kepada perusahaan untuk lakukan penyuntikan vaksin Covid-19 secara mandiri. "Tetapi sekali lagi ini harus kita kelola isu ini dengan baik. Mungkin bisa diberikan, asal produk vaksinnya berbeda, tempat memberikan vaksinnya berbeda," sambung dia.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berkomitmen untuk mempercepat program vaksinasi kepada seluruh rakyat Indonesia. Dia pun bersyukur karena pemerintah ditunjang oleh tenaga kesehatan dan fasilitas yang dianggap memadai.

"Karena kita punya kekuatan. 30 ribu lebih orang vaksinator, lebih 30 ribu rumah sakit, 30 ribu puskesmas yang bisa kita gerakan. Satu hari bisa mengerjakan 30 orang yang divaksin," ungkapnya.

"Sehari artinya hampir satu juta. Ini angka yang besar sekali. Negara lain enggak punya puskesmas, kita memiliki. Yang tiap tahun vaksinasi imunisasi pada anak-anak kita. Vaksin Covid-19 juga jangan sampai terlambat," tandas Jokowi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini