Penumpang mengeluh Stasiun Senen minim loker penitipan barang
Merdeka.com - H+4 Lebaran, Stasiun Pasar Senen mulai dipadati penumpang. Masyarakat yang kembali dari kampung halaman maupun yang hendak bepergian tampak memenuhi kompleks stasiun.
Petugas Stasiun Pasar Senen, Supardi mengakui meskipun pelayanan terhadap penumpang terus ditingkatkan, namun masih ada fasilitas yang perlu ditingkatkan atau disiapkan pengelola stasiun.
Salah satu fasilitas yang kerap dipertanyakan penumpang adalah tempat penitipan barang, terutama bagi penumpang dari tempat jauh dengan waktu tunggu cukup lama.
"Tempat penitipan, karena di stasiun ini tidak ada penitipan. Dia datang pagi mau berangkat malam. Dia mau ke mana-mana dulu, tapi bingung barang saya mau dititipkan di mana," ungkapnya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta (19/6).
Dia mengatakan belum tersedianya tempat penitipan barang ini membuat penumpang kerap menitipkan barangnya di Masjid yang berada tidak jauh dari stasiun.
"Biasanya di masjid jadi tempat penitipan. Di arahkan ke masjid. Kalau di sini loker penitipan belum ada," katanya.
Selain itu, ruang tunggu juga diakui memang tidak mampu menampung semua penumpang. Sebagai gantinya, penumpang diizinkan menunggu kereta di luar ruang tunggu, dengan catatan tidak mengganggu kepentingan penumpang lain.
"Ruang tunggu, tidak muat kan kecil. Diperbolehkan (untuk menunggu di luar ruang tunggu) di sini, yang penting jangan menghalangi jalan. Dia butuh istirahat, ada yang butuh buru-buru," imbuhnya.
Kenyamanan penumpang selama berada di kompleks stasiun pun sudah sangat diperhatikan. Berdasarkan pantauan, peristiwa seperti kecopetan tidak terjadi selama periode mudik maupun arus balik kali ini.
"Tindak kejahatan, seperti copet masuk ke stasiun sudah tidak ada," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya