Pengusaha Kue Kering Raih Untung Jutaan Rupiah Saat Lebaran 2019
Merdeka.com - Kue kering menjadi makanan khas yang wajib disajikan saat merayakan Idulfitri. Momentum tersebut pun menjadi pintu berkah bagi pengusaha kue kering yang dapat mengumpulkan keuntungan hingga ratusan juta Rupiah saat Lebaran 2019.
"Alhamdulillah, tahun ini sangat meningkat hampir 100 persen. Soal keuntungan sampai ratusan juta lebih," kata pemilik toko kue Mama Watt's, Waty Badar seperti ditulis Antara di Medan, Senin (3/6).
Waty menjual sebanyak 23 jenis kue kering dengan kisaran harga mulai dari Rp100.000 sampai dengan Rp200.000 per toples atau sekitar 0,5 Kilogram (Kg). Sementara ukuran 1 Kg dijual mulai Rp 100.000.
"Untuk yang setengah Kg mulai dari Rp100.000 sampai Rp150.000, kalau yang satu Kg berkisar dua ratusan ke atas," katanya.
Waty mengaku kue kering buatannya memiliki kualitas dan cita rasa yang berbeda, hal ini dapat dilihat dari penggunaan bahan baku yang digunakan untuk membuat kue kering kualitas premium.
"Bentuk boleh sama, tetapi soal rasa dan kualitas urusan beda. Kualitas rasa serta bahan pembuatannya sangat bergantung kepada harga jualnya," paparnya.
Waty mengaku, telah mengembangkan usaha kue keringnya selama hampir 20 tahun. Melihat semakin banyaknya pelaku usaha kue kering menjelang Lebaran, membuat peta persaingan menjadi semakin ketat. Meski begitu dia tidak takut untuk menghadapi persaingan tersebut.
Menurutnya kunci untuk memenangkan persaingan saat Lebaran 2019, dengan menjaga kualitas rasa yang ditawarkan. Selain itu ia juga gencar berpromosi melalui sosial media maupun dari komunitas-komunitas.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya