Pengusaha Dapat Jatah Minyak Goreng Curah 3 Juta Ton per Tahun, Dijual Rp14.000
Merdeka.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memberikan kuota minyak goreng curah Minyakita kepada pengusaha sekitar 3 juta ton per tahun. Ini merupakan kesepakatan agar pengusaha turut memasarkan produk Minyakita.
Dia pun membebaskan pengusaha untuk menjual Minyakita dengan kemasan lebih dari 1 liter. Dengan syarat, nilai jualnya masih memenuhi harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter.
"Kan kita kesepakatan dengan pengusaha 3 juta ton per tahun, jadi 300 ribu ton per bulan. Dengan itu kita anggap cukup. Nanti terserah perusahaan, mau 2 liter silakan. Ada yang 500 ml, ada yang 2 liter. Itu tergantung per bisnis tidak apa-apa, tapi harga paling mahal Rp 14.000 per liter," kata Mendag Zulkifli Hasan di Jakarta, Rabu (6/7).
Stok produk minyak goreng curah kemasan itu dikatakannya sudah melimpah di pasaran. Varian harganya pun berbeda-beda di setiap wilayah. "Bahkan sekarang ada yang di bawah Rp 14.000. Aceh itu Rp 12. 800 (per liter), Jatim Rp 13.800 (per liter). Jadi sudah di bawah Rp 14.000. Tren harga sudah turun," jelasnya.
Menurut dia, harga jual tersebut jauh lebih murah dari produk-produk minyak goreng kemasan yang kini beredar di pasaran. "Minyak itu dia ada yang brand, punya merek, ada yang curah. Yang brand ada Rp 16-20.000 (per liter). Macam-macam," tandasnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya