Pengaduan Tentang Asuransi Jadi Tertinggi Selama 2022
Merdeka.com - Wakil Kepala Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Muhammad Mufti Mubarok mengungkapkan selama tahun 2022 ada tiga sektor pengaduan yang paling menonjol, yakni sektor jasa keuangan, e-commerce, dan perumahan.
Dia menjelaskan pada sektor jasa keuangan ada 5 kasus hal yang menonjol yakni asuransi, kasus-kasus koperasi di tingkat kota, perbankan, uang digital, pembiayaan leasing, dan juga pinjaman online.
"Asuransi kasusnya seperti Jiwasraya, Asabri ini masih terus dilakukan, kasus koperasi tingkat kota seperti yang ada di kota Medan. Koperasi-koperasi dengan investasi berbalut dengan koperasi, pinjaman online," ujar Mufti dalam acara 'Catatan akhir tahun 2022 BPKN', Jakarta, Rabu (21/12).
Kemudian kedua, dari sisi e-commerce, kasus yang sering diadukan seperti pengembalian tiket atau barang, pembatalan transaksi, pembelian barang-barang palsu, COD.
Selanjutnya ketiga, pada sektor perumahan. Menurutnya kasus sektor perumahan yang masih hangat saat ini adalah terkait Meikarta pembangunan yang mangkrak, dan juga legalitas bangunan dan tanah, serta pengembalian pembiayaan DP atas pembatalan.
"Biasanya para pengembang ini memainkan sertifikat masih atas nama yang lama namun sudah melakukan transaksi kepada konsumen, itu sudah melanggar UU. pengembalian dana DP ini masih masalah artinya DP yang mestinya kembali ini tidak kembali," terang dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPKN, Rizal E Halim mengatakan selama tahun 2022 BPKN menerima pengaduan sebanyak 1059 dengan total kerugian konsumen per 16 Desember 2022 sebesar Rp 102 miliar.
"BPKN terus memperkokoh komitmen terhadap perlindungan dan keamanan konsumen komitmen dikukuhkan melalui penandatangan nota kesepahaman antara BPKN Ri dengan stakeholder dan juga melakukan edukasi secara masif," ujar dia.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya