Penerapan One Way Tingkatkan Pendapatan Pedagang di Jalur Pantura

Minggu, 9 Juni 2019 19:00 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Penerapan One Way Tingkatkan Pendapatan Pedagang di Jalur Pantura Arus balik di Jalur Pantura. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Balitbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Sugihardjo mengatakan, pemberlakuan one way pada periode arus mudik Lebaran tahun 2019 turut memberikan dampak ekonomi. Skema tersebut, kata dia, menaikkan omzet pedagang di sepanjang jalur Pantura.

"Dampak lainnya adalah ternyata bukan hanya membagi beban lalu lintas, saya juga survei dan ikut makan buka puasa di restoran-restoran di Pantura, mereka juga senang dengan adanya kebijakan one way," kata dia, di Posko Mudik Nasional Kemenhub, Minggu (9/6).

Diketahui untuk mengatasi kepadatan arus mudik 2019 dilaksanakan pemberlakuan one way. One way dimulai dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju GT Brebes Barat di kilometer 262.

"Saya pernah pengalaman sendiri waktu mudik, waktu arus mudik itu kan satu arah ke Jawa Tengah, nah terus orang yang dari Jawa Tengah mau ke Jakarta gimana? Atas coba tuh sampai Brebes balik lewat jalur Pantura ternyata jalur Pantura tidak padat," jelas dia.

"Jadi Pantura-nya kita jaga, kita lihat seperti ini tidak macet. Jadi diperhatikan juga, jangan sampai dipindahin tolnya enggak macet tapi Pantura-nya macet, tapi ini enggak," paparnya.

Digunakannya jalur Pantura untuk kendaraan yang mengarah ke Jakarta, memberikan dampak naiknya pendapatan para pedagang di jalur tersebut. "Jadi orang yang arah berlawanan dipaksa keluar Pantura, nah jadi beli di sana omzet mereka bisa naik 300 persen," tandasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini