Pemkab Padang Pariaman Salurkan Bantuan UMKM untuk Ratusan Pelaku Usaha Terdampak Bencana
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyalurkan Bantuan UMKM kepada 100 pelaku usaha yang terdampak bencana hidrometeorologi, sebagai upaya pemulihan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, menunjukkan komitmennya dalam pemulihan ekonomi pascabencana dengan menyalurkan bantuan usaha kepada 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Penyaluran bantuan ini dilakukan di rumah dinas bupati setempat di Kota Pariaman pada Selasa (18/3), menyasar UMKM yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November tahun lalu.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendorong para pelaku UMKM agar tetap bangkit dan tidak kehilangan semangat dalam berusaha. Ia menekankan pentingnya sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus diperkuat, terutama dalam situasi pascabencana.
Jenis bantuan yang disalurkan meliputi kompor gas, tabung gas, minyak goreng 5 liter, tepung terigu 5 kilogram, serta uang tunai sebesar Rp250 ribu. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung operasional usaha mereka dan merupakan hasil kerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Padang Pariaman.
Upaya Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Penyaluran Bantuan UMKM Padang Pariaman ini merupakan bagian dari serangkaian upaya pemerintah daerah untuk memulihkan kondisi ekonomi masyarakat setelah bencana hidrometeorologi. Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan bantuan, dukungan, dan pendampingan agar sektor UMKM segera pulih dan kembali produktif.
Meskipun bantuan yang diberikan tidak dapat sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami, ini merupakan bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Komitmen ini menunjukkan bahwa Pemkab Padang Pariaman serius dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Sebelumnya, Pemkab Padang Pariaman juga telah menyalurkan bantuan senilai Rp500 juta dari Komisi VII DPR RI dan mitra kerja untuk pelaku UMKM yang terdampak bencana serupa. Hal ini menunjukkan adanya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pemulihan ekonomi di daerah tersebut.
Detail Bantuan dan Proses Asesmen UMKM
Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Padang Pariaman, Hendri Satria, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari proses asesmen yang telah dilakukan. Proses validasi dan verifikasi langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi riil pelaku UMKM serta kebutuhan mereka dilakukan pada awal Januari 2026.
Dari hasil asesmen tersebut, tercatat sebanyak 605 pelaku UMKM di Padang Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025. Jumlah ini mencakup berbagai sektor usaha, menunjukkan luasnya dampak bencana terhadap perekonomian lokal.
Rincian UMKM yang terdampak meliputi 424 UMKM di sektor perdagangan dan kuliner, 122 di sektor peternakan, sekitar 20 di sektor perikanan, serta beberapa lainnya di sektor ekonomi kreatif dan industri kecil. Bantuan yang disalurkan hari ini kepada 100 UMKM disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing usaha.
Sumber: AntaraNews