Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Badung Tahun 2027. Langkah ini bertujuan untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas di wilayah tersebut. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan komitmen ini pada Senin lalu di Mangupura.
Fokus utama adalah mengatasi berbagai permasalahan krusial yang saat ini menghambat sektor pariwisata Badung. Isu kemacetan, ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, hingga ancaman banjir menjadi prioritas. Penyelesaian masalah ini diharapkan dapat menjadikan Badung destinasi yang layak dikunjungi dan memenuhi standar global.
Visi besar ini dijabarkan melalui Sapta Kriya AdiCipta, tujuh program prioritas yang akan diimplementasikan secara bertahap. Penganggaran untuk program-program ini akan menjadi fokus utama dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027. Sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Badung akan terus didorong perkembangannya.
Advertisement
Advertisement
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, secara prinsip menyatakan bahwa arah kebijakan Pemkab Badung tetap mengacu pada visi “Mewujudkan Pariwisata Badung yang berkualitas, yang berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Visi ini menjadi landasan utama bagi setiap perencanaan pembangunan di wilayah tersebut. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Visi tersebut diimplementasikan melalui Sapta Kriya AdiCipta, yang merupakan tujuh program prioritas berkelanjutan. Program-program ini akan terus menjadi fokus dalam penganggaran yang dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. Termasuk di dalamnya adalah alokasi anggaran untuk APBD Tahun 2027 yang akan datang.
Pihaknya akan berfokus pada penanganan permasalahan yang ada saat ini demi mewujudkan pariwisata berkualitas di Badung. Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa sektor pariwisata adalah penopang utama ekonomi daerah. Oleh karena itu, upaya mendorong sektor ini sebagai tulang punggung ekonomi akan terus dilakukan secara konsisten.
Advertisement
Advertisement
Permasalahan krusial seperti kemacetan lalu lintas, ketersediaan air bersih yang memadai, dan pengelolaan sampah yang efektif menjadi perhatian utama Pemkab Badung. Selain itu, isu banjir yang kerap melanda beberapa wilayah juga memerlukan penanganan segera. Penyelesaian berbagai tantangan infrastruktur ini dianggap fundamental untuk keberlanjutan pariwisata.
Bupati Adi Arnawa meyakini bahwa jika masalah-masalah infrastruktur vital ini teratasi, Badung akan menjadi destinasi yang jauh lebih menarik. Destinasi tersebut tidak hanya layak dikunjungi, tetapi juga memenuhi standar pariwisata berkualitas global. Hal ini akan meningkatkan kenyamanan dan kepuasan wisatawan.
Musrenbang RKPD merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk menyusun perencanaan pembangunan. Perencanaan ini akan menjadi dasar penting dalam penyusunan APBD Badung Tahun 2027. Bupati telah memerintahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Badung untuk fokus pada hal-hal yang berdampak pada ekonomi makro.
Advertisement
Advertisement
Kepala Bappeda Badung, I Made Wira Dharmajaya, menjelaskan bahwa berdasarkan tahapan yang telah dilalui, terdapat 237 program pembangunan. Program-program ini mencakup 669 kegiatan dan 2.286 sub-kegiatan yang telah teridentifikasi. Pagu tervalidasi awal untuk keseluruhan rencana ini mencapai angka Rp13,1 triliun.
Angka pagu awal sebesar Rp13,1 triliun tersebut nantinya akan dibahas kembali dalam sidang kelompok. Setelah melalui proses pembahasan yang intensif, pagu ini diproyeksikan menjadi sekitar Rp10,3 triliun. Penyesuaian ini dilakukan sesuai dengan target pendapatan daerah untuk tahun 2027.
Penyusunan dokumen RKPD ini menggunakan metode gabungan, yaitu pendekatan bottom-up dan top-down. Metode ini memastikan bahwa aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat dapat terakomodasi. Selain itu, partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan juga dilibatkan secara luas.
Advertisement
I Made Wira Dharmajaya menambahkan bahwa Pemkab Badung memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat berkontribusi aktif dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa depan. Keterlibatan publik menjadi kunci keberhasilan rencana pembangunan ini.
Sumber: AntaraNews