Pemerintah Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadan

Sabtu, 29 Februari 2020 18:00 Reporter : Sulaeman
Pemerintah Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadan Beras. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Agus Eko mendorong pemerintah untuk memastikan kecukupan ketahanan pangan nasional menjelang bulan Ramadan. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan yang kerap terjadi di bulan suci Ramadan.

"Jika logistik (langkah) terjadi, akan ada lonjakan harga," tegas dia di Ibis Hotel Tamarin, Jakarta, Sabtu (29/2).

Pasalnya, dia menilai pemerintah kurang sigap untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan, khususnya sembako. "Stimulus yang diberikan masih terlalu umum menurut pandangan kami," ujar Agus.

Pemerintah diharapkan lebih aktif untuk melakukan sidak dan tidak hanya bergantung pada Bulog. "Cek gudang (bulog), bahkan gudang swasta. Kalau aman kita bersyukur," lanjut dia.

Sejauh ini, inflasi dari sektor logistik jauh lebih tinggi dibandingkan dari golongan Bahan Bakar Minyak (BBM). "Maka bahaya sekali," paparnya.

1 dari 1 halaman

Komitmen Pemerintah

Sementara itu, melalui sambungan telepon Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Republik Indonesia Dany Amrul Ichdan mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk tetap mengawasi keamanan stok logistik, sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan harga sembako di bulan puasa.

"Di minggu depan kami di KSP (Kantor Staf Presien) menyambut Ramadhan untuk membuat langkah-langkah lah terobosan dalam mengantisipasi bahan pangan," tegas dia.

Ia juga mengklaim pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi yang dapat menekan harga sembako, apabila terjadi kenaikan harga nanti. "Negara punya beberapa plan untuk ketahanan pangan nasional," tandasnya. [did]

Baca juga:
DPR Ingatkan Pemerintah Siapkan Pasokan Pangan Jelang Ramadan
Kekhusyukan Muslim Mesir Berlomba Raih Kemuliaan Lailatul Qadar
Suasana Salat Jumat Terakhir Bulan Ramadan di Yerusalem
Heboh Undangan Buka Puasa di Depok Dihadiri Imam Mahdi
Intip Aktivitas Ibu-ibu Palestina Bikin Kue Tradisional Jelang Lebaran
Cerita Shinta Nuriyah Wahid Sahur Bersama Warga Tak Mampu, di Kolong Hingga Pasar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini