Pemerintah akan Bangun 400 Flyover di Lintasan Kereta Sedang Jakarta-Surabaya

Jumat, 6 September 2019 12:20 Reporter : Siti Nur Azzura
Pemerintah akan Bangun 400 Flyover di Lintasan Kereta Sedang Jakarta-Surabaya Dirjen Perkeretaapian Zulfikri. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan, pemerintah akan membangun sebanyak 400 jembatan layang (flyover) di sepanjang lintasan proyek Kereta Api Sedang Jakarta-Surabaya. Investasi untuk pembangunan 400 jembatan layang itu sebesar Rp10 triliun.

Dia menjelaskan, kereta harus melaju di kecepatan 160 kilometer per jam dengan target waktu tempuh Jakarta-Surabaya selama 5,5 jam. Sementara masih ada 922 perlintasan sebidang, baik resmi, tidak resmi, maupun liar, sehingga harus dilakukan upaya agar perjalanan KA tidak terganggu.

"Kita sudah mendiskusikan dengan Komisi V DPR untuk melakukan penggabungan perlintasan sebidang dengan membangun 400 flyover. Ini memang mahal. Kembali lagi, kami memikirkan keselamatan masyarakat perlu investasi cukup besar," kata Zulfikri dikutip Antara, Jumat (6/9).

Saat ini kereta jarak jauh untuk relasi Jakarta-Surabaya memiliki kecepatan 90 kilometer per jam dengan waktu tempuh sembilan sampai 10 jam. Rencananya, KA akan menggunakan mesin diesel multiple unit (DMU) tipe 1067.

Pembangunan proyek KA Semicepat Jakarta-Surabaya dimulai pada 2021 mendatang dan saat ini tengah dilakukan studi kelaikan oleh Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) yang diperkirakan rampung Mei 2020. Nantinya, pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama akan dilakukan untuk jalur Jakarta-Semarang dan tahap kedua untuk jalur Semarang-Surabaya.

Dia menyebutkan lama konstruksi diperkirakan dua hingga tiga tahun dengan akan dibangun jalur KA baru sebagian berbentuk layang (elevated) untuk jalur yang melintasi perkotaan padat penduduk sepanjang 56 kilometer.

Sementara itu, mengenai nilai investasi tergantung hasil studi kelaikan dari Jepang, namun hitungan awal sekitar Rp 70 triliun. "Untuk 56 kilometer tadi akan dibangun elevated karena melintasi kota-kota. Sementara untuk di luar kota kita buat jalur biasa agar efisien," jelasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini