Pembangunan Proyek Terminal LNG Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 15 Maret 2020 15:15 Reporter : Merdeka
Pembangunan Proyek Terminal LNG Harus Serap Tenaga Kerja Lokal pipa gas. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Proyek terminal gas alam cair (Liqufied Natural Gas/LNG) Tangguh Train-3 yang dikelola BP Tangguh akan menyerap tenaga kerja lokal. Keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) pun sedang disiapkan Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM-TB).

Advisor Utama P2TIM-TB Rizal Aris mengatakan, kualitas lulusan SDM dari P2TIM-TB sudah memumpuni untuk bekerja di Proyek minyak dan gas bumi (migas), khususnya proyek Tangguh Train-3 yang terletak di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

"Sebenarnya tidak ada alasan kalau proyek-proyek migas yang ada di Indonesia ini, khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni tidak menerima lulusan dari P2TIM," kata Rizal, di Jakarta.

Kepala Bappeda Teluk Bintuni, DR Alimudin mengungkapkan, tenaga lokal telah dipersiapkan oleh Kabupaten Teluk Bintuni melalui P2TIM-TB yang operasikan Petrotekno Technical School,untuk bekerja pada proyek pembangunan Train-3.

Saat ini P2TIM-TB telah mencetak 489 orang siap kerja bersertifikasi nasional dan internasional pada tingkatan semi skill, 253 di antaranya bekerja di BP Tangguh.

"Sisanya 45 bekerja di luar Papua termasuk 33 anak Papua yang bekerja di Super Crane Proyek Tol Jakarta, dan beberapa yang bekerja di luar negeri," tambah Alimudin.

Baca Selanjutnya: Penyerapan Tenaga Kerja...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Migas
  3. LNG
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini