Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pekan pertama 2018, kapitalisasi pasar bursa efek tembus Rp 7.060 triliun

Pekan pertama 2018, kapitalisasi pasar bursa efek tembus Rp 7.060 triliun Bursa Saham. REUTERS/Daniel Munoz

Merdeka.com - Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) awal tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen atau sekitar Rp 7.060 triliun. Tahun lalu, kapitalisasi berada pada posisi Rp 7.052 triliun. Di sisi lain, IHSG mengalami sedikit perubahan sebesar 0,03 persen menjadi 6.353,73 poin dari posisi akhir penutupan perdagangan tahun 2017 sebesar 6.355,65 poin.

"Pekan pertama di awal tahun 2018 ditandai dengan nilai kapitalisasi pasar bursa yang mengalami kenaikan 0,11 persen ke posisi Rp 7.060,81 triliun dari posisi di akhir tahun lalu sebesar Rp 7.052,38 triliun," ujar Kepala Kepala Divisi Komunikasi BEI Oskar Herliasyah di Jakarta, Sabtu (6/1).

Di awal pekan Januari ini, rata-rata frekuensi transaksi harian yang terjadi di BEI pada periode 2 hingga 5 Januari 2018 mengalami peningkatan sebesar 14,73 persen menjadi 316,40 ribu kali transaksi dari 275,76 ribu kali transaksi.

Rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami perubahan 64,92 persen menjadi 9,07 miliar dari posisi 25,86 miliar pada penutupan akhir tahun lalu. Sementara itu, nilai transaksi harian selama sepekan juga berubah 59,78 persen menjadi Rp 6,68 triliun dari Rp 16,61 triliun sepekan sebelumnya.

"Investor asing mencatatkan beli bersih di sepanjang pekan ini dengan nilai Rp 1,13 triliun. Sepanjang tahun lalu investor asing mencatatkan jual bersih Rp 39,9 triliun," jelas Oskar.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla secara resmi melakukan pembukaan perdagangan pasar modal di 2018. Perdagangan bursa saham 2018 dibuka pada level 6.366 poin, angka tersebut naik 11 poin dibandingkan penutupan tahun lalu.

Sebelum membuka perdagangan IHSG, Wapres Jusuf Kalla menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2018 kepada peserta yang hadir. Dia berharap pembukaan perdagangan hari ini membawa harapan baru bagi perdagangan bursa efek Indonesia.

"Selamat Tahun Baru 2018, kembali kita semua berkumpul di sini dan semoga anda semua fresh setelah menikmati liburan. 2018 semoga memberikan harapan baru, karena di bursa ini yang dimainkan harapan dan kepercayaan. Pembukaan bursa ini merupakan ritual panjang, artinya memberikan anda support," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (2/1).

Pembukaan perdagangan tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

Selain beberapa pejabat tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kepala BKPM Thomas Lembong, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio turut hadir dalam pembukaan perdagangan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP