Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panen tidak merata, penyerapan beras Bulog Jatim meleset dari target

Panen tidak merata, penyerapan beras Bulog Jatim meleset dari target Bulog Jatim. ©2017 merdeka.com/budi

Merdeka.com - Penyerapan beras Perum Bulog Divre Jawa Timur (Jatim) pada awal musim panen pertama 2017 meleset dari kontrak. Serapan beras yang dilakukan Bulog Jatim di triwulan I mencapai 160.000 ton, dari kontrak 200.000 ton.

Menurut Kepala Perum Bulog Divre Jatim Usep Karyana, target penyerapan beras 2017 ini ialah sebanyak 900.000 ton. Tapi pihaknya optimistis bisa melebihi target hingga mencapai 1 juta ton.

"Artinya proyeksi itu meningkat 300.000 ton dari tahun lalu," ungkap Usep disela sela pemberian bantuan korban banjir di Dapur Umum (DU) di kantor Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (01/4).

Menurutnya, target penyerapan beras pada triwulan pertama tahun ini di wilayah Jatim belum tercapai karena panen tidak merata. "Bukan faktor banjir dan bencana alam seperti yang terjadi di Mojokerto ini. Daerah lain kan aman, dan sebentar lagi baru akan panen," katanya.

Menurut Usep, pihaknya optimistis serapan beras tahun ini bisa mencapai target. Optimisme datang dengan melihat jumlah rata-rata penyerapan per hari yang mencapai 8.000 hingga 9.000 ton. Dengan jumlah itu, dia yakin akhir tahun nanti target 1 juta ton bisa tercapai.

"Realisasi penyerapan masih cukup tinggi, bisa sampai 9.000 ton per hari, ini dua kali lipat dibanding tahun 2016 lalu. Apalagi, saat ini kita juga sudah kerja sama dengan berbagai pihak, seperti kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan) serta TNI," jelasnya.

Rendahnya penyerapan beras di Perum Bulog Divre Jatim ini, salah satu faktornya juga karena penyerapan di Jatim masih minim. Salah satunya di Perum Bulog Sub Divre Surabaya Selatan di Kabupaten Mojokerto, sekarang ini baru mencapai 15 persen.

"Dampak dari bencana banjir hanya sedikit, tidak sampai 5 persen. Ini persoalan waktu saja. Bulan April-Mei nanti kami yakin sudah mencapai target. Saat ini penyerapan perhari juga masih normal, antara 700 - 800 ton per hari. Jadi kami yakin target tercapai," kata Kepala Sub Divre Bulog Surabaya Selatan, Arsyad.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP