OJK Cabut Izin Usaha BPR Fajar Artha Makmur di Depok

Senin, 11 November 2019 16:31 Reporter : Idris Rusadi Putra
OJK Cabut Izin Usaha BPR Fajar Artha Makmur di Depok OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Fajar Artha Makmur yang berlokasi di Ruko Graha Depok Mas Blok A Nomor 21, Jalan Arief Rahman Hakim Nomor 3 Kota Depok, Jawa Barat.

Pencabutan izin usaha ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KADK) Nomor KEP-207/D.03/2019 tanggal 11 November 2019 tentang Pencabutan Izin Usaha PT BPR Fajar Artha Makmur.

PT BPR Fajar Artha Makmur telah ditetapkan menjadi status BPR Dalam Pengawasan Khusus (BDPK) sejak 6 Mei 2019, karena rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) yang kurang dari 0 persen. Penetapan status tersebut disebabkan kelemahan pengelolaan oleh manajemen BPR.

Sementara status ditetapkan dengan tujuan Pemegang Saham melakukan upaya penyehatan. Namun, sampai batas waktu yang ditentukan, upaya penyehatan dapat beroperasi secara normal dengan rasio KPMM paling kurang sebesar 8 persen tidak terealisasi.

Dengan mempertimbangkan kondisi keuangan BPR yang semakin memburuk dan adanya masalah lain, maka OJK mencabut izin usaha BPR tersebut setelah memperoleh pemberitahuan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

"Dengan pencabutan izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Fajar Artha Makmur, selanjutnya LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi," jelas Triana Gunawan, Kepala OJK Regional 2, Jawa Barat, seperti mengutip dari keterangan tertulis, Senin (11/11).

OJK mengimbau nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Fajar Artha Makmur agar tetap tenang.

Baca Selanjutnya: OJK Dorong Bank Kecil Konsolidasi...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. OJK
  3. BPR
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini