OJK Banyak Terima Laporan Masyarakat soal Penagihan Cicilan oleh Debt Collector

Senin, 6 April 2020 20:10 Reporter : Anisyah Al Faqir
OJK Banyak Terima Laporan Masyarakat soal Penagihan Cicilan oleh Debt Collector OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Juru bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot mengakui masih banyak keluhan dari masyarakat terkait maraknya debt collector yang menemui masyarakat. Khususnya yang terkait dengan pembiayaan oleh perusahaan pembayaran atau multifinance.

"Keluhan disampaikan melalui email atau telepon call center OJK," kata Sekar di akun instagram @ojkindonesia, Jakarta, Senin (6/4).

OJK menegaskan dan meminta kerja sama antar nasabah dan perusahaan pembiayaan. Dia menjelaskan, keringanan cicilan pembayaran kredit/leasing tidak otomatis. Debitur wajib mengajukan permohonan kepada bank atau leasing.

Bank atau leasing wajib melakukan asesmen dalam rangka memberikan keringanan kepada debitur atau nasabah. Keringanan cicilan pembayaran kredit atau pembiayaan dapat diberikan dalam jangka waktu maksimum sampai dengan satu tahun. Bentuk keringanan antara lain dalam bentuk penurunan suku bunga, penambahan fasilitas kredit/pembiayaan, konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara atau yang lainnya sesuai dengan kesepakatan baru.

"Penarikan kendaraan atau jaminan kredit bagi debitur yang sudah macet dan tidak mengajukan keringanan sebelum dampak Covid-19 dapat dilakukan sepanjang bank atau leasing melakukannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," papar Sekar.

Sekar menambahkan OJK meminta bank atau perusahaan menghentikan sementara penagihan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Misalnya pekerja kantor sektor informal atau pekerja berpenghasilan harian.

Namun untuk debitur yang memiliki penghasilan tetap dan masih mampu membayar cicilan tetap harus memenuhi kewajibannya sesuai yang diperjanjikan. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini