Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mulai Besok, Penerbangan Indonesia-China Resmi Disetop & Turis China Dibatasi

Mulai Besok, Penerbangan Indonesia-China Resmi Disetop & Turis China Dibatasi Menko Airlangga Hartarto. ©2019 Foto: Lutfi/Humas Ekon

Merdeka.com - Pemerintah akan mulai memberlakukan penghentian sementara penerbangan Indonesia-China mulai Rabu 5 Februari 2020, pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini terkait wabah virus corona yang berasal dari wilayah Wuhan, China.

"Terkait dengan kebijakan per hari Rabu, penerbangan dari Indonesia ke China sementara dihentikan," jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Selasa (4/2).

Selain itu, Airlangga menyatakan bahwa pemerintah juga memberlakukan larangan turis China masuk ke Indonesia. Menurut dia, pembatasan itu akan dimonitor setiap dua minggu sekali.

"Terkait keimigrasian pemerintah akan melakukan mereka yang dari China akan dibatasi singgah ke Indonesia, akan dimonitor sampai setiap 2 minggu di bulan Februari ini," kata dia.

Pemerintah membuka layanan hotline sembilan kementerian terkait untuk mendapatkan informasi terkait virus corona. Sembilan kementerian itu yakni, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, BPOM, hingga Bea Cukai.

"Terkait antisipasi corona virus pemerintah akan buat hotline 9 kementerian terkait," ucap Airlangga.

Indonesia Diimbau Tak Berlebihan

tak berlebihan rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebelumnya, Dubes Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Xiao Qian mengimbau untuk tidak mengambil tindakan yang berlebihan. Hal ini termasuk soal langkah Indonesia dan sejumlah negara lainnya menyetop penerbangan dari dan ke China

"Menurut kami, dalam situasi ini kita harus tenang, tidak perlu terlalu overreact (bereaksi berlebihan) dan memberikan dampak negatif terhadap perdagangan, investasi dan pergerakan orang," kata Dubes Xiao, Selasa (4/2).

Dubes Xiao juga menjelaskan bahwa hingga kini, belum ada bukti bahwa Virus Corona dapat ditularkan melalui barang-barang impor. Hal yang sama pun juga dinyatakan oleh WHO terkait impor dari China.

"Kami pikir bahwa kalau Indonesia benar-benar ambil tindakan itu akan mengakibatkan dampak negatif," katanya menanggapi keputusan yang baru ini dibuat pemerintah.

Dia khawatir bahwa keputusan seperti itu dapat merugikan hubungan perdagangan antara kedua negara serta memberikan dampak negatif yang sama-sama tidak diinginkan oleh kedua pihak. Dubes Xiao menambahkan bahwa selama ini, RI-China adalah tetangga dan sahabat baik.

"Kita berharap pihak Indonesia bisa memandang wabah ini dan memandang pencegahan dan penanggulangan secara objektif, rasional dan ilmiah," tambahnya.

Reporter: Lisza

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP