Mulai 1 Juli, Lion Air Layani 10 Rute Penerbangan dari Bandara Kertajati

Senin, 24 Juni 2019 10:15 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Mulai 1 Juli, Lion Air Layani 10 Rute Penerbangan dari Bandara Kertajati Lion Air. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Lion Air akan beroperasi di Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat (KJT) efektif 1 Juli 2019 hingga pemberitahuan lebih lanjut (until further notice). Operasional ini merupakan perpindahan keseluruhan penerbangan Lion Air dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (BDO).

"Lion Air akan memindahkan jaringan di Kertajati sekaligus menandai sebagai bandar udara keempat di Jawa Barat yang dilayani Lion Air Group untuk penerbangan sipil setelah Bandung dan Bandar Udara Wiriadinata, Tasikmalaya (TSY) serta sekolah penerbangan Angkasa Aviation Academy (AAA) di Bandar Udara Cakrabhuwana, Cirebon (CBN)," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulis, Senin (24/6).

Kehadiran Lion Air di Bandara Kertajati, diharapkan memberikan keuntungan bagi wisatawan mancanegara (wisman), wisatawan nusantara (wisnus), pebisnis dan masyarakat setempat, terutama dalam kemudahan melanjutkan perjalanan udara (connecting flight).

Dalam menggeliatkan traveling di era kekinian dari dan menuju Kertajati Majalengka, Lion Air menawarkan pengalaman terbang dengan pesawat terbaru Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi) atau Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi).

Lion Air berencana mengoperasikan 26 frekuensi penerbangan setiap hari pergi pulang (PP) di Kertajati, melayani 10 kota tujuan domestik, terdiri dari:

1. Medan–Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO)

2. Pekanbaru–Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU)

3. Batam–Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH)

4. Surabaya–Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur (SUB)

5. Denpasar–Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali (DPS)

6. Mataram Lombok–Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, NTB (LOP)

7. Pontianak–Bandar Udara Internasional Supadio, Kalimantan Barat (PNK)

8. Banjarmasin–Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan (BDJ)

9. Balikpapan–Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN)

10. Makassar–Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan (UPG)

Menurut dia, ketersediaan jadwal penerbangan tersebut adalah fokus utama Lion Air sebagai bagian menjawab permintaan travelers antardestinasi. Selain itu, diharapkan semakin melengkapi pilihan perjalanan langsung atau pun lanjutan menggunakan waktu keberangkatan yang tepat. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini