Menteri Susi haramkan harta karun bawah laut RI diambil kolektor

Senin, 13 Maret 2017 21:31 Reporter : Anggun P. Situmorang
Menteri Susi haramkan harta karun bawah laut RI diambil kolektor Galeri kekayaan alam bawah laut Indonesia. Anggun Situmorang ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti meresmikan galeri atau museum pemajangan hasil pengangkatan barang muatan kapal tenggelam (BMKT) di Kementerian Perikanan dan Kelautan, Jakarta. Museum ini didirikan untuk menghindari adanya kolektor yang mengambil sendiri kekayaan bawah laut atau harta karun untuk kepentingan pribadi.

"Kolektor itu kan sebenarnya menghargai nilai sejarah, orang yang punya jiwa seni semestinya tidak melakukan pembelian ilegal. Kalau dia melakukan pembelian ilegal berarti dia tidak punya nilai penghargaan dari sebuah sejarah," ungkap Susi di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, Senin (13/3).

Menteri Susi mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi bahwa BMKT sudah resmi menjadi milik negara dan pengangkatan BMKT atau harta karun ini hanya boleh dilakukan oleh negara. Selain itu, Dia menegaskan BMKT tidak boleh diperjualbelikan.

"Kita akan sosialisasikan bahwa BMKT ini sudah moratorium. Dan kita anggap semua penjualan pengambilan ya ilegal karena semua barang bersejarah tidak boleh diperjualbelikan," ungkapnya.

Susi berharap dengan adanya museum BMKT di Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menambah minat masyarakat untuk mencintai sejarah. Selain itu, pendirian galeri ini juga untuk mengajak para kolektor bersedia memberikan koleksinya untuk dipajang di Galeri BMKT KKP.

"Saya pikir nilainya tidak boleh dihitung dengan rupiah. Nilai sejarah nilai yang tidak ada nominalnya. Ini bagian dari bangsa kita. Saya berharap kata kata saya ini menggugah mereka. Menggugah nilai nilai yang tinggi yang dimiliki seorang kolektor," ungkapnya.

"Saya berharap nanti kolektor yang punya barang barang artefak seperti ini juga berkenan meminjamkan kepada kita. Saya ingin membuat tempat yang bukan cuma indah tapi juga aman untuk barang yang punya nilai ini," ujar Susi. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini