Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rudiantara Beberkan Kunci Indonesia Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi di 2045

Menteri Rudiantara Beberkan Kunci Indonesia Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi di 2045 Menteri Rudiantara di Davos. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berbagi tentang ledakan generasi muda di Indonesia dalam jamuan makan malam (22/1) bertemakan Bridging the Asian Demographic Divide dalam acara World Economic Forum di Davos, Swiss.

Dia menyebut, peningkatan ekonomi dari populasi generasi muda terus terjadi, sementara laju pensiun terjadi di negara seperti Jepang, Thailand, dan Singapura. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bisnis.

"Ada 63 juta milenial atau warga usia 20 hingga 35 tahun. Mereka berada pada usia produktif. Ini adalah tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia. Terutama ketika Indonesia menargetkan untuk masuk ke negara berpenghasilan tertinggi pada tahun 2045. Kuncinya adalah memahami perilaku milenial dan mendorong mereka untuk menjadi pendorong ekonomi berikutnya," ujar Rudiantara seusai sesi dikutip keterangannya di Jakarta.

Rudiantara mengatakan, milenial Indonesia adalah basis digital. Dengan kecenderungan itu, milenial Indonesia siap untuk membawa bangsa ke masyarakat digital, termasuk ketika Indonesia perlu berurusan dengan Revolusi Industri 4.0.

Hadir dalam sesi ini, Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta H. Fore, Profesor Praktik Manajemen London Business School Lynda Gratton, Menteri Keuangan Selandia Baru Grant Robertson, Direktur dan Anggota Dewan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Axton Salim, Co-Founder, Group President dan Deputy Chairman Fullerton Healthcare Corporation David Sin, Dekan China Institute Fudan University Zhang Weiwei. Sesi ini difasilitasi oleh Kepala Koresponden Internasional, Asia Tenggara Bloomberg News, Haslinda Amin.

WEF 2019 yang mengangkat tema Globalization 4.0: Shaping a Global Architecture in the Age of the Fourth Industrial Revolution ini diikuti oleh lebih dari 3.000 partisipan yang berasal dari kalangan pemerintah, bisnis, budaya, media, termasuk perwakilan Indonesia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP