Menteri Rini pelototi BUMN pelabuhan & bandara sebab rawan pungli
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mewaspadai praktik pungutan liar alias pungli di perusahaan BUMN. Rini bakal memelototi perusahaan pelat merah di pelabuhan dan bandara karena berpotensi terjadi kegiatan haram tersebut.
"Kami lihat lebih ke pelayanan bandara, pelabuhan, dan itu menjadi tempat paling rawan untuk itu," ujar Rini dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/11).
Rini menekankan agar jajaran direksi dan komisaris perusahaan BUMN selalu mewaspadai pergerakan mencurigakan. Rini juga telah mengeluarkan Surat Edaran dengan nomor SE-02/MBU/10/2016 tentang Penegakan Citra BUMN Bersih.
"Surat edaran kita juga tekankan ke dewan komisaris. Secara korporasi penanggung jawab ada di direksi, nah dari direksi ke dewan komisaris baru ke pemegang saham yaitu BUMN itu sendiri," tuturnya.
Diharapkan, dorongan ini dapat dilakukan dengan baik oleh seluruh direksi perseroan. "Karena sebelum-sebelumnya di AP II era pak Budi Karya (sekarang Menteri Perhubungan) kita coba membereskan di sana. Itu berjalan baik," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya