Mentan: Pertanian Jadi Satu-satunya Penyangga Ekonomi di Tengah Pandemi

Kamis, 30 September 2021 22:00 Reporter : Idris Rusadi Putra
Mentan: Pertanian Jadi Satu-satunya Penyangga Ekonomi di Tengah Pandemi Mentan Syahrul Yasin Limpo. ©2021 Kementan

Merdeka.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebut bahwa pertanian merupakan satu-satunya sektor penyangga ekonomi negara selama pandemi Covid-19.

"Dalam masa Covid-19 ini hanya pertanian yang menyangga (ekonomi) negara 16,4 persen. (Sektor) yang lain minus," kata Syahrul Yasin Limpo dikutip dari Antara, Kamis (30/9).

Menurut Syahrul, Indonesia memiliki pertanian yang kuat. Dengan modal itu, Indonesia diperkirakan tetap mempunyai ketahanan pangan saat terjadi krisis pangan dunia akibat anomali cuaca.

"Indonesia punya daya tahan. Kalau kita tidak bisa makan beras kenapa tidak makan singkong," tutur dia.

Selain didukung SDM pertanian yang kuat, menurut Syahrul, kondisi alam seperti sinar matahari yang tak pernah putus sepanjang tahun, tanah yang subur juga ikut memperkuat potensi pertanian di Tanah Air.

Kendati demikian, dia berharap tetap ada akselerasi dalam tata kelola berbagai sektor pertanian sehingga semakin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

"Pertanian adalah kebutuhan makan, pertanian adalah lapangan kerja terbesar, pertanian adalah pembangun ekonomi dasar sebuah bangsa, sebuah daerah, sebuah provinsi dan desa," kata dia.

2 dari 2 halaman

Akselerasi

Salah satu akselerasi yang bisa dilakukan, ujar Syahrul, adalah mengolah hasil pertanian dan tidak berhenti pada aspek budi daya. Seperti pada komoditas singkong, harus ada pengolahan pascapanen sebelum dijual. "Kita tidak hanya menjual singkong seperti kemarin tapi harus bisa mengolahnya," kata dia.

Di sisi lain, dia juga berharap berbagai sektor lain seperti hotel, restoran, dan kafe (horeka) ikut mendukung penyerapan hasil pertanian, tidak terkecuali singkong.

"Sayang banget kalau seluruh hotel kita, seluruh restoran kita, seluruh kafe kita, menyajikan barang-barang (makanan) impor. Sementara di kafe berbagai minuman yang baik-baik itu kan dengan singkong goreng juga enak," ujar Syahrul. [idr]

Baca juga:
Jaga Kestabilan Harga Pangan, Produksi Jagung di Sumut Akan Dijadikan Pakan Ternak
Pemerintah Bakal Evaluasi Pemberian Subsidi Pertanian
Keuntungan Program Makmur Bagi Petani
Erick Thohir Harap Kerja Sama Pupuk Indonesia-BRI Genjot Ekonomi Rakyat
Program Petani Maju 4.0 untuk Kurangi Pengangguran Usia Muda
Strategi Pupuk Indonesia Dorong Milenial Terjun ke Dunia Pertanian

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini