Mentan Amran bakal ekspor 1 juta ton jagung ke Filipina dan Malaysia di 2019

Selasa, 4 September 2018 16:05 Reporter : Idris Rusadi Putra
Mentan Amran bakal ekspor 1 juta ton jagung ke Filipina dan Malaysia di 2019 Amran Sulaiman. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman optimistis target ekspor jagung sebesar 500 ribu ton hingga akhir 2018 dapat dicapai. Sebab, produksi jagung nasional terus meningkat.

Menteri Amran mengatakan, Indonesia telah mampu membalikkan keadaan dari impor jagung sebesar 3,5 juta ton pada 2015, kemudian pada 2016 impor jagung turun 62 persen, dan pada 2017 tidak ada impor jagung yang dilakukan pemerintah.

"Target kami, yang dulu impor 3,6 juta senilai Rp 10 triliun, sekarang kita ekspor target tahun ini 500 ribu ton. Bahkan tahun depan semoga bisa 1 juta ton karena melihat semangat petani kita," kata Menteri Amran usai melakukan tanam jagung serentak di Kabupaten Pringsewu, Lampung seperti ditulis Antara.

Berdasarkan Angka Ramalan (ARAM) I Produksi Tanaman Pangan 2018, produksi jagung 2018 ditargetkan 30,05 juta ton atau naik 7,34 persen dari 2017. "Target ini optimis bisa dicapai karena luas panen jagung tahun ini mencapai 5,73 juta ha," kata Amran.

Dia menyebutkan, salah satu sentra produksi jagung yang dapat menggenjot produksi, yakni Lampung dengan kontribusinya terhadap produksi nasional mencapai 8,6 persen. Khusus di Lampung, luas panen jagung mencapai 486.313 ha dengan produktivitasnya 5,3 ton per ha, sehingga total produksi ditargetkan bisa mencapai 2,58 juta ton.

Amran menekankan dalam empat tahun terakhir, produksi jagung telah meningkat secara signifikan.

Dari data BPS, pada 2014 produksi jagung di Indonesia sebesar 19,0 juta ton. Peningkatan produksi mulai terjadi pada tahun 2015 menjadi 19,6 juta ton. Pada tahun 2016, produksi jagung masih melanjutkan tren peningkatan dengan capaian produksi 23,6 juta ton. Puncaknya, pada tahun 2017 produksi jagung sudah mencapai 28,94 juta ton.

"Produksi ini meningkat 22,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Alhasil, Indonesia tidak mengimpor jagung pada tahun 2017, bahkan telah ekspor ke berbagai negara," tambah Amran.

Amran menambahkan ekspor jagung selanjutnya berasal dari Kabupaten Dompu, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang akan dikirim ke Filipina dan Malaysia. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini