Menperin: Yogyakarta cocok untuk pengembangan industri padat teknologi

Selasa, 14 November 2017 20:37 Reporter : Purnomo Edi
Menperin Airlangga di Yogyakarta. Cahyo ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto mengunjungi industri kecil menengah milik PT Yogya Presisi Teknikatama Indonesia (YPTI) yang berada di Dhuri, Kelurahan Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Selasa (14/11). Dalam kunjungannya ini, Airlangga mengatakan jika DIY sangatlah cocok untuk pengembangan industri padat teknologi.

"Yogyakarta memiliki basis pendidikan. Sumber daya manusianya sudah siap," terang Airlangga.

Airlangga menjabarkan, dengan limpahan sumber daya manusia yang siap dan dengan basis pendidikan yang bagus, DIY sangat cocok untuk industri permesinan. Utamanya produk permesinan yang membutuhkan presisi.

"Untuk itu perlu didorong (industri di DIY). Industri ini (produk permesinan dengan produk presisi) merupakan industri yang padat teknologi dan membutuhkan daya saing (SDM) yang tinggi. Terlebih industri ini membutuhkan operator manusia," ungkap Airlangga.

Airlangga menjabarkan untuk mendukung industri dengan produk presisi diperlukan link and match antara industri dengan sekolah. Link and match ini akan membuat siswa bisa percaya diri untuk bekerja.

"Tadi saya melihat pembuatan komponen otomotif buatan PT YPTI. Saat bersamaan saya melihat anak SMK yang sedang pelatihan (magang) di sini. Mereka (pelajar SMK yang magang) nampak semangat. Karena permesinan di industri ini beda dengan fasilitas (praktik) SMK. (Dengan magang di industri) bisa menambah kepercayaan diri mereka (pelajar SMK yang magang) saat bekerja," tutup Airlangga.

Terpisah, Ariyono Wibowo, GM PT YPTI menuturkan jika PT YPTI merupakan sebuah industri yang bergerak di spesialisasi presision manufacturing. Industri tersebut melayani pembuatan komponen untuk kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil. Saat ini ada 250 karyawan dengan 58 mesin produksi yang dimiliki oleh PT YPTI. Selain itu PT. YPTI setiap tahunnya menerima siswa magang dari beberapa SMK di Yogyakarta.

"Setiap tahun ada 9 SMK yang siswanya magang di sini (PT. YPTI). Tahun depan kami merencanakan akan membuka magang bagi para guru SMK," pungkas Ariyono. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.