Menko Luhut Soal Listrik Padam: New York dan Australia Pernah Juga Kejadian

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, angkat suara terkait insiden padamnya listrik pada Minggu (4/8) kemarin. Dia mengatakan bahwa insiden listrik padam tersebut tentu sangat disayangkan. Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Menko Luhut Soal Listrik Padam: New York dan Australia Pernah Juga Kejadian
Luhut Panjaitan Soal Listrik Padam PLN. ©2019 Humas Kemenko Kemaritiman

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, angkat suara terkait insiden padamnya listrik pada Minggu (4/8) kemarin. Dia mengatakan bahwa insiden listrik padam tersebut tentu sangat disayangkan. Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

"Saya bilang tadi kita sangat menyayangkan itu terjadi. Dan sekarang kita perbaiki. Jangan lupa ini bukan hanya terjadi di kita. New York pernah kejadian, Australia juga," tegas Menko Luhut, di Kantornya, Jakarta, Senin (5/8).

Dia juga menyoroti pucuk pimpinan BUMN setrum tersebut. Menurut Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini, orang nomor wahid di PLN seharusnya memiliki kualifikasi teknis di bidang kelistrikan bukan hanya kemampuan sebagai ahli keuangan.

"Presiden sudah memerintahkan untuk evaluasi dan saya pikir betul. Memang harus ada evaluasi yang sangat mendasar. Peran dari ahli-ahli dalam bidang ini di PLN harus dilakukan," kata dia.

"Tidak boleh PLN hanya dipimpin oleh orang yang hanya ngerti soal masalah finance jadi harus kembali ke nature dia bahwa itu menyangkut masalah-masalah yang eloknya dipimpin oleh orang yang mengerti," lanjut Menko Luhut.

Menko Luhut pun masih enggan memberikan komentar banyak terkait insiden tersebut. Sebab masih perlu dilakukan investigasi yang mendalam.

"Karena itu ada beberapa kekeliruan masih diinvestigasi. Mungkin kita minta BPPT melakukan audit dalam konteks kejadian (listrik padam) kemarin," tandasnya.

Rekomendasi