Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Luhut Minta Bantuan Kerajaan Belanda Hadapi Gugatan di WTO soal Kelapa Sawit

Menko Luhut Minta Bantuan Kerajaan Belanda Hadapi Gugatan di WTO soal Kelapa Sawit Luhut Panjaitan. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan meminta bantuan pemerintah Kerajaan Belanda terkait sengketa internasional yang dihadapi Indonesia. Sengketa itu merupakan gugatan dari Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

"Saya bilang, kalian bantulah kami. Kenapa kami enggak boleh menikmati nilai tambah," cerita Luhut dalam siaran langsung di akun Instagram@kemenkomarvest , Jakarta, Rabu (18/3).

Kepada pemerintah Belanda, dia mengutarakan keinginan Indonesia untuk menjadi negara maju. Presiden Joko Widodo menginginkan barang komoditas ekspor Indonesia harus memiliki nilai tambah.

Salah satunya dengan melakukan pengolahan kelapa sawit sebelum di ekspor. Dengan cara ini kata Luhut, Indonesia bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menambah pajak.

"Ekspor kita dari Morowali itu stainless dan karbon steel bisa mencapai USD 12 miliar lebih," kata Luhut.

Politikus Partai Golkar ini mengatakan dengan cara peningkatan nilai tambah produk bisa memperkerjakan ribuan orang. Lebih besar dari jumlah tenaga asing yang ada di Indonesia.

Dia meyakinkan hal ini bukan isapan jempol. Tak mau Luhut membohongi masyarakat. "Pemerintah tuh enggak mau bohongin rakyat lah. Reputasi saya nanti taruhannya," kata Luhut.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP