Menko Luhut Beri Sinyal Tes PCR Wajib di Semua Moda Transportasi

Selasa, 26 Oktober 2021 14:50 Reporter : Merdeka
Menko Luhut Beri Sinyal Tes PCR Wajib di Semua Moda Transportasi Luhut Panjaitan. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa kewajiban tes PCR secara bertahap juga akan diterapkan pada transportasi lainnya. Langkah ini dalam mengantisipasi periode Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dia memprediksi bakal ada kenaikan mobilitas masyarakat pada masa Libur Nataru. Berdasarkan hasil survei Balitbang Kemenhub, sekitar wilayah Jawa Bali yang diperkirakan akan melakukan perjalanan sekitar 19,9 juta jiwa, sedangkan Jabodetabek 4,45 juta jiwa.

Peningkatan pergerakan penduduk ini, jika tanpa pengaturan protokol kesehatan yang ketat akan meningkatkan risiko penyebaran kasus.

"Mengenai hal ini, Presiden juga memberikan arahan tegas kepada kami semua untuk segera mengambil langkah terkait keputusan dan kebijakan mengenai hal ini dan merancang agar tidak ada peningkatan kasus akibat liburan Nataru," jelas Luhut, seperti dikutip Selasa (26/10).

Luhut menjelaskan, terkait dengan kewajiban tes PCR pada transportasi pesawat, tujuan utamanya untuk menyeimbangkan relaksasi yang dilakukan pada aktivitas masyarakat, terutama pada sektor pariwisata.

"Meskipun kasus kita saat ini sudah rendah, belajar dari pengalaman negara lain kita tetap harus memperkuat 3T dan 3M supaya kasus tidak kembali meningkat, terutama menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)," tambah dia.

Dia pun mengatakan jika secara bertahap penggunaan tes PCR akan juga diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Nataru.

Sebelumnya, pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-4 di Jawa Bali mulai 19 Oktober sampai 1 November 2021.

Terkait hal tersebut, Menteri Dalam Negeri menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Aturan tersebut salah satunya mengatur bahwa pelaku perjalanan domestik, khususnya yang menggunakan pesawat udara harus mempersiapkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil tes PCR. Hasil tes PCR sebagai salah satu syarat penerbangan diambil minimal dua hari sebelum keberangkatan (H-2).

Reporter: Natasha

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tes PCR Rp300.000, Satgas Covid-19 IDI Resah 'Bayangkan Kalau Sekeluarga 5 Orang'
Pimpinan DPR Yakin Harga Tes PCR Bisa Lebih Murah Lagi dari Rp300 Ribu
Kemenkes Masih Kaji Rencana Penurunan Tarif Tes PCR
Aturan Penumpang Pesawat Wajib PCR Hambat Kebangkitan Ekonomi
Satgas Covid-19: Wajib PCR Naik Pesawat untuk Jaga Keselamatan Rakyat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini